PLN dan BPN Sultra Percepat Sertifikasi Aset Ketenagalistrikan
Tim SINDOmakassar
Senin, 25 Mei 2026 - 09:19 WIB
PLN UIP Sulawesi dan Kanwil BPN Provinsi Sultra memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan lewat serah terima simbolis sertifikat aset ketenagalistrikan. Foto/IST
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui serah terima simbolis sertifikat aset ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset strategis ketenagalistrikan guna mendukung keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Sertifikasi PLN UIP Sulawesi melakukan koordinasi bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara serta jajaran Kantor Pertanahan di Kendari, Konawe, Konawe Utara, Baubau, dan Muna. Koordinasi ini dilakukan untuk mempercepat target penerbitan 99 persil sertifikat aset PLN di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa sertifikasi aset merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan serta mendukung iklim investasi di daerah.
“Sinergi PLN bersama BPN Sulawesi Tenggara menjadi fondasi penting dalam menghadirkan kepastian hukum aset ketenagalistrikan. Dengan legalitas aset yang kuat, PLN dapat semakin optimal menjaga keandalan pasokan listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Budi Hartanto, menegaskan komitmen BPN dalam mendukung percepatan sertifikasi aset strategis nasional, termasuk infrastruktur ketenagalistrikan milik PLN.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan tertib, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami siap mendukung percepatan sertifikasi aset PLN di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset strategis ketenagalistrikan guna mendukung keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Sertifikasi PLN UIP Sulawesi melakukan koordinasi bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara serta jajaran Kantor Pertanahan di Kendari, Konawe, Konawe Utara, Baubau, dan Muna. Koordinasi ini dilakukan untuk mempercepat target penerbitan 99 persil sertifikat aset PLN di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa sertifikasi aset merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan serta mendukung iklim investasi di daerah.
“Sinergi PLN bersama BPN Sulawesi Tenggara menjadi fondasi penting dalam menghadirkan kepastian hukum aset ketenagalistrikan. Dengan legalitas aset yang kuat, PLN dapat semakin optimal menjaga keandalan pasokan listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Budi Hartanto, menegaskan komitmen BPN dalam mendukung percepatan sertifikasi aset strategis nasional, termasuk infrastruktur ketenagalistrikan milik PLN.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan tertib, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami siap mendukung percepatan sertifikasi aset PLN di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.