PLN UIP Sulawesi Optimalkan Aplikasi Trabas Gatrik untuk Percepatan Jalur Transmisi
Tim SINDOmakassar
Senin, 25 Mei 2026 - 13:48 WIB
PLN UIP Sulawesi mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis guna mengejar target operasi pada akhir tahun 2026. Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis guna mengejar target operasi pada akhir tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (DJK KESDM) pada 20–21 Mei 2026.
FGD yang diikuti Badan Usaha Pemeriksa Rencana Jalur Transmisi (BUPRJT) dan Lembaga Penilai Kompensasi Ketenagalistrikan (LPKK) itu difokuskan pada percepatan penginputan dan verifikasi data kompensasi Right of Way (RoW) melalui aplikasi Trabas Gatrik.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses penyelesaian jalur transmisi berjalan lebih cepat, transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan asistensi dari DJK KESDM menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan proyek ketenagalistrikan strategis di Sulawesi.
“Kehadiran dan dukungan DJK KESDM sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan penyelesaian kompensasi RoW dapat berjalan optimal. Melalui integrasi data yang akurat dan transparan, kami optimistis proyek dapat selesai tepat waktu dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan secara hybrid.
Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Eri Nurcahyanto, yang turut hadir sekaligus membuka kegiatan secara hybrid, menyampaikan bahwa aplikasi Trabas Gatrik dirancang untuk meningkatkan efektivitas verifikasi data sehingga koordinasi antara pusat dan daerah dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.
Sementara itu, penguatan teknis kegiatan turut dikawal langsung oleh Sub Koordinator Perlindungan Lingkungan Penyaluran Ketenagalistrikan KESDM, Edwin Hermawan, bersama tim PLN UIP Sulawesi.
FGD yang diikuti Badan Usaha Pemeriksa Rencana Jalur Transmisi (BUPRJT) dan Lembaga Penilai Kompensasi Ketenagalistrikan (LPKK) itu difokuskan pada percepatan penginputan dan verifikasi data kompensasi Right of Way (RoW) melalui aplikasi Trabas Gatrik.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses penyelesaian jalur transmisi berjalan lebih cepat, transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan asistensi dari DJK KESDM menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan proyek ketenagalistrikan strategis di Sulawesi.
“Kehadiran dan dukungan DJK KESDM sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan penyelesaian kompensasi RoW dapat berjalan optimal. Melalui integrasi data yang akurat dan transparan, kami optimistis proyek dapat selesai tepat waktu dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan secara hybrid.
Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Eri Nurcahyanto, yang turut hadir sekaligus membuka kegiatan secara hybrid, menyampaikan bahwa aplikasi Trabas Gatrik dirancang untuk meningkatkan efektivitas verifikasi data sehingga koordinasi antara pusat dan daerah dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.
Sementara itu, penguatan teknis kegiatan turut dikawal langsung oleh Sub Koordinator Perlindungan Lingkungan Penyaluran Ketenagalistrikan KESDM, Edwin Hermawan, bersama tim PLN UIP Sulawesi.