home news

Ubah Limbah Jadi Cuan, Etno Adventure Latih Ibu-Ibu Pesisir Olah Sisik Ikan Jadi Gantungan Tas

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55 WIB
Etno Adventure sukses menyelenggarakan Workshop 2 EtnoColiving , di Sekolah Pesisir Paotere, Kota Makassar, Selasa (26/5/2026). Foto: Istimewa.
Komunitas Etno Adventure sukses menyelenggarakan Workshop 2 EtnoColiving dengan tema “Pelatihan Teknis Insentif dalam Produksi dan Pengolahan Limbah Sisik Ikan Menjadi Bag Charm (Gantungan Tas)”, di Sekolah Pesisir Paotere, Kota Makassar.

Founder Etno Adventure, Ahmad Yusuf Suandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang belajar interaktif bagi ibu-ibu pesisir untuk mengolah limbah perikanan menjadi produk kriya kreatif yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.

"Melalui pelatihan ini, para peserta diperkenalkan pada seluruh proses pengolahan, mulai dari pengenalan bahan baku, teknik produksi, hingga pengembangan produk agar memiliki nilai jual," jelasnya, Selasa (26/5/2026).

Yusuf juga menjelaskan, program ini mengusung misi untuk mengangkat potensi lokal yang selama ini kerap dianggap tidak memiliki nilai guna.

“Sisik ikan sebenarnya merupakan bagian dari identitas kultural dan geografis masyarakat Sulawesi yang hidup di wilayah pesisir. Melalui program EtnoColiving ini, kami ingin mengubah paradigma tersebut," jelasnya.

Upaya menekan limbah perikanan terus berkembang, lanjut dia, salah satunya melalui pemanfaatan sisik ikan yang kini mulai marak diolah menjadi produk kreatif guna mendongkrak ekonomi kreatif lokal.

"Sisik ikan yang biasanya dibuang dan menjadi limbah kini dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai estetika tinggi yang dapat diperjualbelikan serta menjadi sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat,” tambahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya