Yayasan AHM Ajak Anak Muda Kampanyekan Safety Riding Lewat Film Pendek
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 26 Mei 2026 - 17:49 WIB
Yayasan AHM mengajak generasi muda menyebarkan pesan keselamatan berkendara dengan gaya komunikasi khas Gen Z melalui ajang Safety Riding Short Movie Contest 2026 (SMC 2026). Foto/IST
Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) mengajak generasi muda menyebarkan pesan keselamatan berkendara dengan gaya komunikasi khas Gen Z melalui ajang Safety Riding Short Movie Contest 2026 (SMC 2026). Kompetisi ini berlangsung mulai 25 Mei hingga akhir Juli 2026.
Mengusung tema “Stay Alive for the Next Chapter”, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan pentingnya keselamatan berkendara sebagai bagian dari perjalanan meraih mimpi dan masa depan.
Melalui kompetisi ini, peserta diharapkan mampu menghadirkan storytelling yang emosional, visual kreatif, hingga format video singkat yang relevan dengan kebiasaan konsumsi konten generasi muda di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Dengan pendekatan tersebut, pesan safety riding diharapkan lebih mudah diterima dan membekas di kalangan anak muda.
SMC 2026 terbagi dalam dua kategori, yakni film pendek dan video kreatif media sosial. Peserta dapat mengirimkan film berdurasi maksimal tiga menit atau video singkat hingga 60 detik dengan gaya komunikasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda. Kompetisi ini terbuka bagi pelajar SMA/sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum di seluruh Indonesia.
Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, ajang ini menjadi salah satu upaya Yayasan AHM melibatkan generasi muda dalam gerakan positif keselamatan berkendara melalui pendekatan kreatif dan kekinian.
“Lewat ajang ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk menyampaikan perspektif dan pesan positif terkait keselamatan berkendara dengan cara yang relevan. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang berani berkarya, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif untuk masa depan yang berkelanjutan,” ujar Muhib.
Seluruh karya dapat diunggah melalui Instagram, TikTok, dan YouTube. Penilaian akan dilakukan oleh juri profesional berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas storytelling, orisinalitas ide, kekuatan pesan, hingga kualitas visual dan editing.
Mengusung tema “Stay Alive for the Next Chapter”, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan pentingnya keselamatan berkendara sebagai bagian dari perjalanan meraih mimpi dan masa depan.
Melalui kompetisi ini, peserta diharapkan mampu menghadirkan storytelling yang emosional, visual kreatif, hingga format video singkat yang relevan dengan kebiasaan konsumsi konten generasi muda di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Dengan pendekatan tersebut, pesan safety riding diharapkan lebih mudah diterima dan membekas di kalangan anak muda.
SMC 2026 terbagi dalam dua kategori, yakni film pendek dan video kreatif media sosial. Peserta dapat mengirimkan film berdurasi maksimal tiga menit atau video singkat hingga 60 detik dengan gaya komunikasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda. Kompetisi ini terbuka bagi pelajar SMA/sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum di seluruh Indonesia.
Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, ajang ini menjadi salah satu upaya Yayasan AHM melibatkan generasi muda dalam gerakan positif keselamatan berkendara melalui pendekatan kreatif dan kekinian.
“Lewat ajang ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk menyampaikan perspektif dan pesan positif terkait keselamatan berkendara dengan cara yang relevan. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang berani berkarya, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif untuk masa depan yang berkelanjutan,” ujar Muhib.
Seluruh karya dapat diunggah melalui Instagram, TikTok, dan YouTube. Penilaian akan dilakukan oleh juri profesional berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas storytelling, orisinalitas ide, kekuatan pesan, hingga kualitas visual dan editing.