home news

Pertamina IT Makassar Edukasi Siswa Kelola Sampah dan Daur Ulang

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:24 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar menggandeng komunitas lingkungan Biourban dan Berdaur.id menggelar edukasi pengelolaan limbah organik dan anorganik. Foto/IST
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar menggandeng komunitas lingkungan Biourban dan Berdaur.id menggelar edukasi pengelolaan limbah organik dan anorganik di sejumlah sekolah di Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini sekaligus mendorong budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam merespons meningkatnya volume sampah di TPA Antang serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan serta poin 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Kegiatan pertama berlangsung di SMA Negeri 17 Makassar dan diikuti sekitar 360 siswa. Shift Supervisor II HSSE Pertamina IT Makassar, Panji Trinayu Hermawan, membuka kegiatan dengan mengajak para pelajar mulai peduli terhadap pengelolaan limbah di lingkungan sekitar.

Materi pelatihan kemudian disampaikan oleh tim Biourban melalui edukasi pengolahan limbah organik menjadi maggot dan pupuk. Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan pada potensi limbah rumah tangga yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus ramah lingkungan.

Sebagai bentuk implementasi, peserta juga menerima benih tanaman dan pupuk untuk dimanfaatkan di rumah masing-masing.

Kepala SMA Negeri 17 Makassar, Asmar Achmad, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Rangkaian edukasi kemudian dilanjutkan di MTs Negeri 1 Makassar dengan fokus pada pengelolaan limbah anorganik, khususnya daur ulang plastik. Bersama tim Berdaur.id, siswa mendapatkan materi tentang pemanfaatan sampah plastik sekaligus praktik membuat gantungan kunci dari tutup botol dan kemasan plastik bekas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya