SMA Islam Athirah Makassar Salurkan Ratusan Kilogram Daging Kurban
Tri Yari Kurniawan
Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:02 WIB
SMA Islam Athirah Makassar kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Sabtu (30/5/2026). Foto/Istimewa
SMA Islam Athirah Makassar kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Sabtu (30/5/2026). Melibatkan siswa, guru, orang tua, purnabakti, dan alumni, sekolah berhasil menghimpun empat ekor sapi kurban yang disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dari penyembelihan tersebut, panitia menghasilkan ratusan kilogram daging kurban yang kemudian dikemas dan disalurkan kepada tiga panti asuhan di Kota Makassar serta warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan kurban ini tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan ibadah, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Seluruh proses, mulai dari penghimpunan hewan kurban hingga distribusi daging, dirancang untuk menanamkan nilai empati, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Dukungan berbagai pihak turut menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini, termasuk kontribusi para alumni. Salah satunya datang dari Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Nasri Sulaeman, yang berpartisipasi dalam program kurban bersama almamaternya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan SMA Islam Athirah Makassar, Yusran, mengatakan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik.
“Iduladha mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari nilai-nilai tersebut secara teori, tetapi juga melihat dan terlibat langsung dalam proses berbagi kepada masyarakat. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kebermanfaatan adalah bagian penting dari karakter seorang muslim,” ujarnya.
Menurut Yusran, keterlibatan berbagai elemen keluarga besar Athirah, termasuk alumni, menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga lintas generasi.
Dari penyembelihan tersebut, panitia menghasilkan ratusan kilogram daging kurban yang kemudian dikemas dan disalurkan kepada tiga panti asuhan di Kota Makassar serta warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan kurban ini tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan ibadah, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Seluruh proses, mulai dari penghimpunan hewan kurban hingga distribusi daging, dirancang untuk menanamkan nilai empati, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Dukungan berbagai pihak turut menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini, termasuk kontribusi para alumni. Salah satunya datang dari Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Nasri Sulaeman, yang berpartisipasi dalam program kurban bersama almamaternya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan SMA Islam Athirah Makassar, Yusran, mengatakan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik.
“Iduladha mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari nilai-nilai tersebut secara teori, tetapi juga melihat dan terlibat langsung dalam proses berbagi kepada masyarakat. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kebermanfaatan adalah bagian penting dari karakter seorang muslim,” ujarnya.
Menurut Yusran, keterlibatan berbagai elemen keluarga besar Athirah, termasuk alumni, menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga lintas generasi.