Bupati Gowa Dorong Evaluasi Sarana dan Sistem Pengamanan RSUD Syekh Yusuf
Herni Amir
Minggu, 31 Mei 2026 - 19:15 WIB
Bupati Sitti Husniah Talenrang meninjau bagian rumah sakit yang terbakar. Foto: Istimewa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meninjau langsung aktivitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf pascakebakaran yang terjadi di rumah sakit tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan meskipun sejumlah fasilitas penunjang terdampak kebakaran.
Dalam kunjungannya, Bupati Gowa meninjau pelayanan pasien di beberapa unit, terutama Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ia juga menerima laporan dari manajemen rumah sakit terkait kondisi operasional pascakejadian.
Berdasarkan laporan yang diterima, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal dan tidak ada pasien yang harus dipindahkan ke rumah sakit lain.
“Rumah sakit ini adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu yang menjadi perhatian utama kami bagaimana masyarakat tetap mendapatkan pelayanan secara optimal pasca kebakaran,” ujarnya di sela-sela peninjauan usai melakukan kunjungan kerja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Husniah, kemampuan rumah sakit mempertahankan pelayanan di tengah situasi darurat menunjukkan pentingnya kesiapan sistem pendukung dan mitigasi risiko pada fasilitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah pelayanan tetap berjalan. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar sistem pengamanan dan kesiapsiagaan rumah sakit semakin baik ke depan,” katanya.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan meskipun sejumlah fasilitas penunjang terdampak kebakaran.
Dalam kunjungannya, Bupati Gowa meninjau pelayanan pasien di beberapa unit, terutama Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ia juga menerima laporan dari manajemen rumah sakit terkait kondisi operasional pascakejadian.
Berdasarkan laporan yang diterima, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal dan tidak ada pasien yang harus dipindahkan ke rumah sakit lain.
“Rumah sakit ini adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu yang menjadi perhatian utama kami bagaimana masyarakat tetap mendapatkan pelayanan secara optimal pasca kebakaran,” ujarnya di sela-sela peninjauan usai melakukan kunjungan kerja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Husniah, kemampuan rumah sakit mempertahankan pelayanan di tengah situasi darurat menunjukkan pentingnya kesiapan sistem pendukung dan mitigasi risiko pada fasilitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah pelayanan tetap berjalan. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar sistem pengamanan dan kesiapsiagaan rumah sakit semakin baik ke depan,” katanya.