home news

Optimalkan Trabas Gatrik, PLN UIP Sulawesi Dorong Penyelesaian Jalur Transmisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:03 WIB
PLN UIP Sulawesi dan DJK Kementerian ESDM memperkuat koordinasi untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis ketenagalistrikan di Sulawesi. Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis ketenagalistrikan di Sulawesi.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dan Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Eri Nurcahyanto, di Jakarta. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) terkait percepatan penyelesaian kompensasi Right of Way (RoW) melalui pemanfaatan aplikasi Trabas Gatrik yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama.

Selain mengevaluasi implementasi aplikasi Trabas Gatrik, kedua pihak juga meninjau perkembangan penyelesaian jalur transmisi serta membahas langkah-langkah strategis guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengapresiasi dukungan DJK KESDM yang selama ini mengawal pelaksanaan berbagai proyek strategis PLN. Menurutnya, sinergi antara regulator dan PLN menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

“Dukungan KESDM, khususnya dalam penyelesaian RoW dan penguatan tata kelola melalui aplikasi Trabas Gatrik, sangat membantu kelancaran pembangunan proyek-proyek prioritas yang akan memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi,” ujar Aditya.

Dalam kesempatan tersebut, PLN UIP Sulawesi memaparkan perkembangan sejumlah proyek prioritas, di antaranya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tambu–PLTU Palu 3 dan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku. Saat ini, kedua proyek tersebut berada pada tahap penyelesaian jalur transmisi.

Keberadaan proyek tersebut dinilai strategis karena berperan dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik, mendukung pertumbuhan kawasan industri dan program hilirisasi, memperluas layanan bagi pelanggan strategis, serta menunjang program dedieselisasi di Sulawesi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya