Ditlantas Polda Sulsel Bangun Gedung Pelayanan BPKB Prototype Senilai Rp39 M
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Rabu, 17 Juni 2026 - 12:20 WIB
eletakan batu pertama Gedung Pelayanan BPKB Prototype, di lingkungan Ditlantas Polda Sulsel, di Jalan A.P Pettarani, Kota Makassar, Rabu (17/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Prototype di lingkungan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Rabu (17/6/2026).
Kapolda Sulsel mengatakan pembangunan gedung pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini kebijakan dari pimpinan melihat pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh Ditlantas, di mana kita ketahui bahwa PNBP lalu lintas ini cukup besar, kenaikan cukup besar, dari yang tadinya 10 triliun menjadi 12 triliun," ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Masyarakat sudah banyak membantu dalam proses-proses pembangunan negara ini, kami hadir untuk melayani masyarakat. Salah satunya dengan pembangunan ini diharapkan nanti masyarakat dalam pengurusan BPKB akan mendapatkan hasil ataupun pelayanan dari Polri yang dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan Polri perlu didukung fasilitas yang memadai agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.
"Fasilitas inilah yang kita bangun dengan kebijakan negara dibangun untuk melayani masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan. Nantinya kalau melaksanakan tugas pelayanan BPKB dan lain sebagainya. Ini akan sangat terbantukan, dan ini juga menekan hal-hal yang tadi disampaikan, baik pungutan liar dan lain sebagainya," tegasnya.
Kapolda Sulsel mengatakan pembangunan gedung pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini kebijakan dari pimpinan melihat pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh Ditlantas, di mana kita ketahui bahwa PNBP lalu lintas ini cukup besar, kenaikan cukup besar, dari yang tadinya 10 triliun menjadi 12 triliun," ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Masyarakat sudah banyak membantu dalam proses-proses pembangunan negara ini, kami hadir untuk melayani masyarakat. Salah satunya dengan pembangunan ini diharapkan nanti masyarakat dalam pengurusan BPKB akan mendapatkan hasil ataupun pelayanan dari Polri yang dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan Polri perlu didukung fasilitas yang memadai agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.
"Fasilitas inilah yang kita bangun dengan kebijakan negara dibangun untuk melayani masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan. Nantinya kalau melaksanakan tugas pelayanan BPKB dan lain sebagainya. Ini akan sangat terbantukan, dan ini juga menekan hal-hal yang tadi disampaikan, baik pungutan liar dan lain sebagainya," tegasnya.