home news

Dukung Pelestarian Lingkungan, PJM Tanam Ribuan Pohon di Maros

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:33 WIB
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), menanam 2.500 pohon berkayu keras di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (18/6). Foto/Istimewa
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), menanam 2.500 pohon berkayu keras di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (18/6). Kegiatan yang dilaksanakan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak Pelindo Group yang menargetkan penanaman 20.000 pohon di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, PJM berkontribusi melalui penanaman 2.500 bibit pohon jenis jati dan mahoni.

Program ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan. Penanaman pohon melibatkan manajemen dan karyawan perusahaan, komunitas lingkungan, serta masyarakat setempat guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Senior Vice President Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick, mengatakan pohon yang ditanam dipilih karena memiliki kemampuan menyerap karbon yang baik sekaligus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi di masa mendatang.

“Hari ini PJM menanam 2.500 bibit pohon keras, seperti jati dan mahoni, yang memiliki daya serap karbon tinggi serta manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Patrick, kawasan Tanralili dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki lahan yang cukup luas untuk mendukung pola penanaman yang terstruktur. Hal tersebut penting dalam mengukur potensi penyimpanan karbon (carbon storage) yang dihasilkan dari program penghijauan tersebut.

Camat Tanralili, Sudarmin, menyampaikan apresiasi kepada PJM atas kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan di wilayahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya