Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Herni Amir
Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:40 WIB
Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa dan Pengukuhan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa dan Pengukuhan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Gowa yang berlangsung di Hotel Royal Bay, Makassar, Jumat (19/6).
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis yang menghadiri langsung kegiatan ini mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan sebaik mungkin. Sehingga, pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan sarana untuk membentuk karakter anak-anak sebagai generasi yang cerdas, peduli dan berdaya saing.
"Anak-anak adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk memajukan daerah kita. Pemilihan Duta Anak ini juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah," ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menguatkan status Kabupaten Layak Anak, dimana suara anak didengar, hak-haknya dipenuhi dan dihormati, serta potensinya dikembangkan secara optimal.
Selain itu, pengukuhan Forum Anak Kabupaten Gowa (FAHASTA) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran serta anak-anak dalam mewujudkan Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak.
Kepada para pengurus FAHASTA yang baru dikukuhkan, Andy Azis menyampaikan ucapan selamat dan berpesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan komitmen.
"Jadilah pelopor dan pelapor, menjadi contoh yang baik bagi teman-teman sebaya serta berani menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan dan perlindungan anak," pesannya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis yang menghadiri langsung kegiatan ini mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan sebaik mungkin. Sehingga, pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan sarana untuk membentuk karakter anak-anak sebagai generasi yang cerdas, peduli dan berdaya saing.
"Anak-anak adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk memajukan daerah kita. Pemilihan Duta Anak ini juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah," ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menguatkan status Kabupaten Layak Anak, dimana suara anak didengar, hak-haknya dipenuhi dan dihormati, serta potensinya dikembangkan secara optimal.
Selain itu, pengukuhan Forum Anak Kabupaten Gowa (FAHASTA) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran serta anak-anak dalam mewujudkan Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak.
Kepada para pengurus FAHASTA yang baru dikukuhkan, Andy Azis menyampaikan ucapan selamat dan berpesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan komitmen.
"Jadilah pelopor dan pelapor, menjadi contoh yang baik bagi teman-teman sebaya serta berani menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan dan perlindungan anak," pesannya.