Keselamatan Jadi Prioritas, Kalla Logistics Terapkan Standar Ketat bagi Pengemudi
Tri Yari Kurniawan
Senin, 22 Juni 2026 - 17:31 WIB
Seorang petugas melakukan pengecekan pada salah satu armada tranposrter di stock yard Kalla Logistics di Kawasan Industri Makassar (KIMA), beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
Kalla Logistics terus memperkuat budaya keselamatan dalam operasional transporternya melalui penerapan standar kerja yang komprehensif bagi seluruh pengemudi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap aktivitas distribusi berjalan aman, profesional, dan sesuai prosedur.
Sebelum memulai tugas, setiap pengemudi diwajibkan mengikuti Tool Box Meeting dan Safety Talk sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap aspek keselamatan kerja sekaligus memastikan kesiapan operasional harian. Selain itu, perusahaan juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan wawancara kondisi fisik maupun mental guna memastikan pengemudi berada dalam kondisi prima saat bertugas.
Aspek keselamatan juga diterapkan melalui Pemeriksaan Harian Kendaraan (P2H). Pemeriksaan ini mencakup fungsi, kelayakan, serta kelengkapan armada transporter agar seluruh unit memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan. Dengan demikian, setiap perjalanan dapat berlangsung secara aman dan optimal.
Logistics General Manager Kalla Translog, Rahmat Junaedi, mengatakan bahwa perusahaan secara konsisten mengembangkan kompetensi pengemudi melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi.
“Seluruh pengemudi secara rutin mengikuti pengembangan kompetensi, seperti Safety Driving, Defensive Driving, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Eco Driving, serta First Aid. Melalui program ini, kami tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis pengemudi, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan agar setiap aktivitas operasional dapat dijalankan secara aman, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Rahmat.
Untuk menjaga peningkatan kinerja secara berkelanjutan, Kalla Logistics juga menerapkan program coaching dan evaluasi rutin. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan dapat memantau performa pengemudi, memberikan umpan balik yang konstruktif, serta mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan guna meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan.
General Logistics Senior Manager Kalla Translog, Fardi Gaffar, menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai utama yang menjadi dasar seluruh aktivitas operasional perusahaan.
Sebelum memulai tugas, setiap pengemudi diwajibkan mengikuti Tool Box Meeting dan Safety Talk sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap aspek keselamatan kerja sekaligus memastikan kesiapan operasional harian. Selain itu, perusahaan juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan wawancara kondisi fisik maupun mental guna memastikan pengemudi berada dalam kondisi prima saat bertugas.
Aspek keselamatan juga diterapkan melalui Pemeriksaan Harian Kendaraan (P2H). Pemeriksaan ini mencakup fungsi, kelayakan, serta kelengkapan armada transporter agar seluruh unit memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan. Dengan demikian, setiap perjalanan dapat berlangsung secara aman dan optimal.
Logistics General Manager Kalla Translog, Rahmat Junaedi, mengatakan bahwa perusahaan secara konsisten mengembangkan kompetensi pengemudi melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi.
“Seluruh pengemudi secara rutin mengikuti pengembangan kompetensi, seperti Safety Driving, Defensive Driving, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Eco Driving, serta First Aid. Melalui program ini, kami tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis pengemudi, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan agar setiap aktivitas operasional dapat dijalankan secara aman, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Rahmat.
Untuk menjaga peningkatan kinerja secara berkelanjutan, Kalla Logistics juga menerapkan program coaching dan evaluasi rutin. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan dapat memantau performa pengemudi, memberikan umpan balik yang konstruktif, serta mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan guna meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan.
General Logistics Senior Manager Kalla Translog, Fardi Gaffar, menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai utama yang menjadi dasar seluruh aktivitas operasional perusahaan.