home news

Rayakan Milad ke-72, Yayasan Wakaf UMI Berikan Gaji ke-14 untuk Civitas Akademika

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:38 WIB
Suasana Milad ke-72 UMI di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Selasa (23/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Universitas Muslilm Indonesia (UMI) menyelenggarakan Milad ke-72, bertajuk 'UMI Unggul: Menakar Potensi, Menguatkan Inovasi, dan Mewujudkan Kampus Islami Berkelas Dunia' di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Selasa (23/6/2026).

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menegaskan bahwa peringatan milad ke-72 UMI merupakan momentum refleksi mendalam mengenai amanah, perjuangan, serta kesiapan institusi dalam menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat.

"Dengan dua penugasan khusus dari Yayasan Wakaf UMI sebagai penyelenggara. Pertama, menyiapkan sistem pengkaderan pemimpin UMI di semua level dalam konsistem digital. Kedua, memastikan percepatan transformasi digital UMI yang ditargetkan tuntas paling lambat kuartal pertama tahun 2028. Amanah ini bukan hanya tugas, tetapi merupakan kehormatan, sekaligus tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan penuh kesungguhan dengan dukungan seluruh civitas akademika," ujarnya dalam sambutan.

Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara FH UMI itu mengungkapkan bahwa penguatan tata kelola, komunikasi terbuka, dan semangat kebersamaan telah berhasil meningkatkan reputasi digital UMI, yang kini didominasi oleh berbagai catatan prestasi, inovasi, hingga capaian internasional.

"Ini bukan keberhasilan seorang rektor, ini adalah keberhasilan seluruh keluarga besar Universitas Muslim Indonesia. Kita juga telah menyelesaikan penataan serta pengembangan sumber daya. Hari ini, seluruh dosen dan tenaga kependidikan UMI memiliki kepastian karier yang lebih jelas dan lebih terukur karena kami percaya universitas yang besar dibangun oleh manusia-manusia besar yang bekerja dengan hati," ungkapnya di hadapan para tamu.

Dalam upaya memperkuat transformasi digital, lanjut dia, UMI juga menyiapkan master plan digital untuk tahun 2025-2029 dengan menghadirkan ekosistem besar bertajuk UMI Connection.

"Sebuah sistem yang mengintegrasikan akademik, keuangan, kemahasiswaan, sumber daya, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta alumni dan kerja sama dalam akses. Bukan hanya menyediakan data, tetapi juga menghasilkan rekomendasi keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis bukti, dan inilah pondasi smart kampus UMI masa depan," tutupnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya