IKBIM KIP UNM Tutup Eksplodiksi 2026 di Desa Lassa-Lassa
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Rabu, 01 Juli 2026 - 20:09 WIB
Kegiatan Eksplodiksi resmi ditutup di Desa Lassa-lassa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Rabu (1/7/2026). Foto: Istimewa
Kegiatan Eksplodiksi (Eksplorasi, Pengabdian, dan Edukasi) 2026 resmi ditutup di Desa Lassa-lassa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini bertemakan “Tumbuh bersama: Menguatkan Potensi Desa melalui Edukasi dan Kepedulian Lingkungan”.
Penutupan kegiatan ini berlangsung di desa Lassa-lassa dan dihadiri oleh, Camat Bontolempangan, Kepala Desa Lassa-Lassa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, para siswa-siswi, dan masyarakat Desa Lassa-lassa.
Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah Universitas Negeri Makassar (IKBIM KIP UNM), Muhammad Nasruddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat desa Lassa-Lassa terutama dari 6 Program kerja yang dibawakan.
"Sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah, kami ingin membuktikan bahwa kami adalah mahasiswa yang peduli dan siap mengabdi kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kontribusi kecil kami dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus sebagai wujud rasa terima kasih kami atas bantuan pendidikan yang telah diberikan oleh pemerintah. Kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini dan berkomitmen untuk menjadi manusia yang bermanfaat serta berdampak," ujarnya dalam sambutan, Rabu (1/7/2026).
Sementara, Kepala Desa Lassa-Lassa, Salahuddin sangat mengapresiasi program kerja yang diberikan mahasiswa KIP Kuliah bukan hanya berwawasan di dalam kampus tapi juga memberikan dampak nyata di luar kampus.
"Saya selaku Kepala Desa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa UNM. Kehadiran kalian di sini telah memberikan motivasi, dorongan, serta dukungan yang luar biasa," ucapnya.
Ia juga menyatakan, kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan lokal.
Penutupan kegiatan ini berlangsung di desa Lassa-lassa dan dihadiri oleh, Camat Bontolempangan, Kepala Desa Lassa-Lassa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, para siswa-siswi, dan masyarakat Desa Lassa-lassa.
Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah Universitas Negeri Makassar (IKBIM KIP UNM), Muhammad Nasruddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat desa Lassa-Lassa terutama dari 6 Program kerja yang dibawakan.
"Sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah, kami ingin membuktikan bahwa kami adalah mahasiswa yang peduli dan siap mengabdi kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kontribusi kecil kami dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus sebagai wujud rasa terima kasih kami atas bantuan pendidikan yang telah diberikan oleh pemerintah. Kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini dan berkomitmen untuk menjadi manusia yang bermanfaat serta berdampak," ujarnya dalam sambutan, Rabu (1/7/2026).
Sementara, Kepala Desa Lassa-Lassa, Salahuddin sangat mengapresiasi program kerja yang diberikan mahasiswa KIP Kuliah bukan hanya berwawasan di dalam kampus tapi juga memberikan dampak nyata di luar kampus.
"Saya selaku Kepala Desa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa UNM. Kehadiran kalian di sini telah memberikan motivasi, dorongan, serta dukungan yang luar biasa," ucapnya.
Ia juga menyatakan, kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan lokal.