Mahasiswa Jadi Korban Penikaman di Tamangapa, Tiga Pelaku Diburu Polisi
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Kamis, 02 Juli 2026 - 18:50 WIB
Atur Dwi Jaya (25) menjalani perawatan di RS Hermina Makassar setelah menjadi korban penikaman di Jalan Tamangapa Raya, Makassar, Rabu (1/7/2026) malam. Foto: Istimewa
Seorang mahasiswa menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 22.45 Wita.
Korban bernama Atur Dwi Jaya (25) mengalami luka tusuk di paha kiri dan saat ini menjalani perawatan di RS Hermina Makassar.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban sedang menunggu pesanan makanan bersama sepupunya di depan sebuah minimarket.
"Ada tiga pria yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor melintas sambil meneriakkan kata-kata dalam bahasa Makassar. Lalu dibalas dengan ucapan "Kenapako." Kemudian, ketiga pria tersebut putar balik kendaraannya dan menghampiri korban serta saksi di lokasi," jelasnya, Kamis (2/7/2026).
Situasi kemudian memanas saat salah seorang pelaku turun dari sepeda motor dan mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya.
"Rekan pelaku sempat berusaha menahan, pelaku ini tetap mengabaikan peringatan tersebut dan mengejar korban serta saksi. Saat berusaha menyelamatkan diri, korban langsung jatuh. Pelaku mendekati korban dan menusukkan pisau ke arah paha kiri korban. Sementara saksi berhasil melarikan diri," lanjutnya.
Beberapa saat setelah kejadian, saksi kembali ke lokasi dan mendapati korban telah mengalami luka akibat penganiayaan tersebut. Korban kemudian segera dilarikan ke RS Hermina Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.
Korban bernama Atur Dwi Jaya (25) mengalami luka tusuk di paha kiri dan saat ini menjalani perawatan di RS Hermina Makassar.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban sedang menunggu pesanan makanan bersama sepupunya di depan sebuah minimarket.
"Ada tiga pria yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor melintas sambil meneriakkan kata-kata dalam bahasa Makassar. Lalu dibalas dengan ucapan "Kenapako." Kemudian, ketiga pria tersebut putar balik kendaraannya dan menghampiri korban serta saksi di lokasi," jelasnya, Kamis (2/7/2026).
Situasi kemudian memanas saat salah seorang pelaku turun dari sepeda motor dan mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya.
"Rekan pelaku sempat berusaha menahan, pelaku ini tetap mengabaikan peringatan tersebut dan mengejar korban serta saksi. Saat berusaha menyelamatkan diri, korban langsung jatuh. Pelaku mendekati korban dan menusukkan pisau ke arah paha kiri korban. Sementara saksi berhasil melarikan diri," lanjutnya.
Beberapa saat setelah kejadian, saksi kembali ke lokasi dan mendapati korban telah mengalami luka akibat penganiayaan tersebut. Korban kemudian segera dilarikan ke RS Hermina Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.