Persiapan Berbulan-bulan, PMR Athirah Bukit Baruga Borong Prestasi di YPC 2026
Tim SINDOmakassar
Minggu, 05 Juli 2026 - 19:26 WIB
Kontingen Palang Merah Remaja (PMR) SMA Islam Athirah Bukit Baruga yang ikut di ajang YPC 2026. Foto: Istimewa
Palang Merah Remaja (PMR) SMA Islam Athirah Bukit Baruga meraih enam penghargaan pada ajang Youth Peer Camp (YPC) 2026 yang diselenggarakan KSR PMI Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kawasan Benteng Somba Opu, 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Enam penghargaan yang diraih yakni Juara II Creative Video Edit, Juara III Mading 3D, Juara III Travelling Pos 1, Juara III Travelling Pos 2, Juara I Kontingen Favorit, dan Juara II Cerdas Cermat.
Pendamping PMR SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Fahrul, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses persiapan yang telah dilakukan jauh sebelum kompetisi berlangsung.
“Alhamdulillah, rasa bangga dan syukur yang luar biasa atas pencapaian anak-anak PMR tahun ini. Keberhasilan meraih juara di hampir semua cabang bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari persiapan matang yang dilakukan jauh-jauh hari. Anak-anak bahkan telah berlatih beberapa bulan sebelum kegiatan berlangsung,” ujar Fahrul, kemarin.
Menurut Fahrul, tim pelatih menerapkan strategi pemetaan potensi anggota untuk menentukan cabang lomba yang sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Kami tidak asal menunjuk peserta. Setiap anggota dipetakan berdasarkan potensi dan bakatnya, baik pada cabang creative video edit, mading 3D, travelling pos, maupun cerdas cermat,” jelasnya.
Selain pemetaan potensi, tim juga menjalani latihan secara intensif dengan kombinasi materi teori dan simulasi yang mendekati kondisi perlombaan.
Enam penghargaan yang diraih yakni Juara II Creative Video Edit, Juara III Mading 3D, Juara III Travelling Pos 1, Juara III Travelling Pos 2, Juara I Kontingen Favorit, dan Juara II Cerdas Cermat.
Pendamping PMR SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Fahrul, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses persiapan yang telah dilakukan jauh sebelum kompetisi berlangsung.
“Alhamdulillah, rasa bangga dan syukur yang luar biasa atas pencapaian anak-anak PMR tahun ini. Keberhasilan meraih juara di hampir semua cabang bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari persiapan matang yang dilakukan jauh-jauh hari. Anak-anak bahkan telah berlatih beberapa bulan sebelum kegiatan berlangsung,” ujar Fahrul, kemarin.
Menurut Fahrul, tim pelatih menerapkan strategi pemetaan potensi anggota untuk menentukan cabang lomba yang sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Kami tidak asal menunjuk peserta. Setiap anggota dipetakan berdasarkan potensi dan bakatnya, baik pada cabang creative video edit, mading 3D, travelling pos, maupun cerdas cermat,” jelasnya.
Selain pemetaan potensi, tim juga menjalani latihan secara intensif dengan kombinasi materi teori dan simulasi yang mendekati kondisi perlombaan.