Jalan Mamminasata di Maros Dilanjut, Rp80 M Disiapkan untuk Pembebasan Lahan
Najmi S Limonu
Selasa, 07 Juli 2026 - 22:51 WIB
Bupati Maros, AS Chaidir Syam diwawancara awak media seusai peringatan HUT Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Proses pembangunan Jalan Mamminasata di Kabupaten Maros akan segera dilanjutkan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk menuntaskan pembebasan lahan pada tahun ini.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan ruas jalan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar tujuh kilometer. Jalur tersebut direncanakan menghubungkan Jalan Lingkar Barat (Jalbar) dengan kawasan Arhanud.
"Ini juga berita yang sangat menggembirakan. Tadi disampaikan oleh Bapak Gubernur bahwa Pemerintah Provinsi tahun ini sudah menyiapkan anggaran untuk menuntaskan pembebasan lahan Maminasata," kata Chaidir usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros, Selasa (7/7/2026).
Chaidir menjelaskan, penyelesaian pembebasan lahan menjadi tahapan penting sebelum pembangunan fisik jalan dapat dilaksanakan.
Menurutnya, kehadiran Jalan Mamminasata diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Maros.
"Karena kita mengetahui bersama jalur Maros ini sering terjadi kemacetan. Oleh karena itu, salah satu alternatif untuk mengurai kemacetan adalah menuntaskan jalur Maminasata," ujarnya.
Selain dukungan anggaran pembebasan lahan dari Pemprov Sulsel, pemerintah pusat juga telah menyiapkan anggaran pembangunan fisik jalan yang diperkirakan mencapai Rp500 miliar.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan ruas jalan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar tujuh kilometer. Jalur tersebut direncanakan menghubungkan Jalan Lingkar Barat (Jalbar) dengan kawasan Arhanud.
"Ini juga berita yang sangat menggembirakan. Tadi disampaikan oleh Bapak Gubernur bahwa Pemerintah Provinsi tahun ini sudah menyiapkan anggaran untuk menuntaskan pembebasan lahan Maminasata," kata Chaidir usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros, Selasa (7/7/2026).
Chaidir menjelaskan, penyelesaian pembebasan lahan menjadi tahapan penting sebelum pembangunan fisik jalan dapat dilaksanakan.
Menurutnya, kehadiran Jalan Mamminasata diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Maros.
"Karena kita mengetahui bersama jalur Maros ini sering terjadi kemacetan. Oleh karena itu, salah satu alternatif untuk mengurai kemacetan adalah menuntaskan jalur Maminasata," ujarnya.
Selain dukungan anggaran pembebasan lahan dari Pemprov Sulsel, pemerintah pusat juga telah menyiapkan anggaran pembangunan fisik jalan yang diperkirakan mencapai Rp500 miliar.