home news

Jurus PT Vale Indonesia Bantu Pemerintah Tekan Stunting

Jum'at, 24 April 2026 - 17:38 WIB
PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program pencegahan stunting. Foto/Istimewa
PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program pencegahan stunting. Bagi perusahaan yang merupakan bagian dari MIND ID tersebut, penanganan stunting menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan berdaya saing.

Komitmen itu diwujudkan melalui program penguatan intervensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Program dijalankan bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kabupaten Kolaka serta sejumlah pemangku kepentingan sebagai bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kolaka karena dinilai menjadi contoh sinergi yang efektif antara dunia usaha dan pemerintah dalam mempercepat penanganan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Program yang dilaksanakan di Kabupaten Kolaka telah memberikan dampak nyata. Sejak 2024, sekitar 5.000 keluarga yang berisiko mengalami stunting telah menerima bantuan paket sembako dan tambahan nutrisi secara berkelanjutan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi dasar.

Manager External Relations PT Vale Indonesia Tbk Blok Pomalaa, Hasmir, mengatakan perusahaan memandang keberlanjutan tidak hanya sebatas menjalankan operasional yang bertanggung jawab, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

"Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai operasional yang bertanggung jawab, tetapi juga kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, PT Vale menerapkan dua pendekatan yang sejalan dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting, yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya