Bebelac Little Star 2026 Resmi Dibuka, Dorong Anak Percaya Diri & Kembangkan Bakat
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:24 WIB
Bebelac resmi membuka audisi Bebelac Little Star 2026, program pencarian bakat bagi anak usia 1-10 tahun yang berlangsung pada 1 Juli hingga 14 Agustus 2026. Foto/IST
Bebelac resmi membuka audisi Bebelac Little Star 2026, program pencarian bakat bagi anak usia 1-10 tahun yang berlangsung pada 1 Juli hingga 14 Agustus 2026. Program ini bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan minat dan bakat sekaligus membangun rasa percaya diri sejak usia dini.
Ajang ini hadir dengan berbagai kategori bakat, mulai dari menyanyi, menari, bermain musik, menggambar, olahraga hingga akting. Melalui program tersebut, Bebelac ingin mendorong anak-anak agar lebih berani mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan kemampuan sosial dan kreativitas.
Pentingnya stimulasi sejak dini sejalan dengan hasil Talker Research yang menunjukkan sebanyak 64 persen orang tua khawatir anaknya belum mencapai potensi terbaik, 66 persen mengkhawatirkan tumbuh kembang anak, dan 92 persen ingin memberikan kesempatan terbaik agar anak berkembang secara optimal.
Sementara itu, UNICEF dalam laporan Early Childhood Development: UNICEF Vision for Every Child (2023) menyebutkan bahwa nutrisi yang baik dan stimulasi sejak dini menjadi fondasi penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak sehingga mampu mencapai potensi terbaiknya.
Psikolog Klinis dan Keluarga, Pritta Tyas, mengatakan setiap anak memiliki potensi yang unik, namun membutuhkan lingkungan yang positif, kesempatan bereksplorasi, serta pendampingan orang tua agar potensi tersebut dapat berkembang.
"Rasa percaya diri dan kemampuan anak tidak muncul secara instan, tetapi dibangun melalui pengalaman yang bermakna sejak dini. Ketika anak diberikan ruang yang aman untuk mencoba, bereksplorasi, dan mengekspresikan diri tanpa takut melakukan kesalahan, mereka akan lebih berani mengenali serta mengembangkan potensi unik dalam dirinya," ujar Pritta.
Ia menambahkan, peran orang tua bukan sekadar memberikan pujian, tetapi juga apresiasi yang spesifik terhadap proses yang dijalani anak. Pendekatan tersebut dinilai mampu membantu anak tumbuh lebih percaya diri, mandiri, kreatif, dan memiliki kemampuan sosial yang lebih baik.
Ajang ini hadir dengan berbagai kategori bakat, mulai dari menyanyi, menari, bermain musik, menggambar, olahraga hingga akting. Melalui program tersebut, Bebelac ingin mendorong anak-anak agar lebih berani mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan kemampuan sosial dan kreativitas.
Pentingnya stimulasi sejak dini sejalan dengan hasil Talker Research yang menunjukkan sebanyak 64 persen orang tua khawatir anaknya belum mencapai potensi terbaik, 66 persen mengkhawatirkan tumbuh kembang anak, dan 92 persen ingin memberikan kesempatan terbaik agar anak berkembang secara optimal.
Sementara itu, UNICEF dalam laporan Early Childhood Development: UNICEF Vision for Every Child (2023) menyebutkan bahwa nutrisi yang baik dan stimulasi sejak dini menjadi fondasi penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak sehingga mampu mencapai potensi terbaiknya.
Psikolog Klinis dan Keluarga, Pritta Tyas, mengatakan setiap anak memiliki potensi yang unik, namun membutuhkan lingkungan yang positif, kesempatan bereksplorasi, serta pendampingan orang tua agar potensi tersebut dapat berkembang.
"Rasa percaya diri dan kemampuan anak tidak muncul secara instan, tetapi dibangun melalui pengalaman yang bermakna sejak dini. Ketika anak diberikan ruang yang aman untuk mencoba, bereksplorasi, dan mengekspresikan diri tanpa takut melakukan kesalahan, mereka akan lebih berani mengenali serta mengembangkan potensi unik dalam dirinya," ujar Pritta.
Ia menambahkan, peran orang tua bukan sekadar memberikan pujian, tetapi juga apresiasi yang spesifik terhadap proses yang dijalani anak. Pendekatan tersebut dinilai mampu membantu anak tumbuh lebih percaya diri, mandiri, kreatif, dan memiliki kemampuan sosial yang lebih baik.