Sekolah Islam Athirah Sambut 1.186 Siswa Baru di Empat Wilayah
Tri Yari Kurniawan
Senin, 13 Juli 2026 - 15:19 WIB
Sebanyak 1.186 siswa baru resmi bergabung dengan Sekolah Islam Athirah pada tahun ajaran 2026/2027. Foto/Istimewa
Sebanyak 1.186 siswa baru resmi bergabung dengan Sekolah Islam Athirah pada tahun ajaran 2026/2027. Mereka akan menempuh pendidikan di empat wilayah, yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, Bone, dan Racing Centre.
Para siswa berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Memasuki tahun ajaran baru, setiap wilayah telah menyiapkan beragam program penyambutan guna membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan belajar sejak hari pertama.
Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung pada 13–24 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, siswa baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan di Sekolah Islam Athirah.
Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengatakan MPLS dirancang agar siswa memahami lingkungan sekolah sekaligus mengenal visi yang menjadi arah pendidikan di Athirah.
"Tujuan dari MPLS adalah bagaimana kita bisa memahami dengan baik, mengenal dengan baik lingkungan sekolah kita ini. Lewat MPLS ini juga para siswa bisa mengetahui visi Sekolah Islam Athirah. Selain itu juga di sini para siswa akan diajarkan bagaimana budaya dan tata tertib di sekolah ini," ujar Syamril.
Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga membekali siswa dengan motivasi, orientasi, dan strategi belajar agar mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik diperkenalkan dengan nilai SAKTI, yaitu syukur, aktif, kerja sama, tekun, dan ikhlas sebagai bekal menjalani proses pendidikan.
Salah seorang orang tua siswa baru, Riska, mengaku memilih Sekolah Islam Athirah karena kualitas pendidikan yang konsisten serta komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik.
Para siswa berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Memasuki tahun ajaran baru, setiap wilayah telah menyiapkan beragam program penyambutan guna membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan belajar sejak hari pertama.
Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung pada 13–24 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, siswa baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan di Sekolah Islam Athirah.
Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengatakan MPLS dirancang agar siswa memahami lingkungan sekolah sekaligus mengenal visi yang menjadi arah pendidikan di Athirah.
"Tujuan dari MPLS adalah bagaimana kita bisa memahami dengan baik, mengenal dengan baik lingkungan sekolah kita ini. Lewat MPLS ini juga para siswa bisa mengetahui visi Sekolah Islam Athirah. Selain itu juga di sini para siswa akan diajarkan bagaimana budaya dan tata tertib di sekolah ini," ujar Syamril.
Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga membekali siswa dengan motivasi, orientasi, dan strategi belajar agar mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik diperkenalkan dengan nilai SAKTI, yaitu syukur, aktif, kerja sama, tekun, dan ikhlas sebagai bekal menjalani proses pendidikan.
Salah seorang orang tua siswa baru, Riska, mengaku memilih Sekolah Islam Athirah karena kualitas pendidikan yang konsisten serta komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik.