home news

Pendapatan Pajak Provinsi Sulsel Tumbuh 10,38 Persen

Jum'at, 17 Juli 2026 - 07:42 WIB
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat dan berbagai pihak atas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan pembayaran pajak.
Realisasi pendapatan Pajak Daerah Sulawesi Selatan tercatat mengalami kenaikan Rp176 miliar hingga Juni, atau berhasil tumbuh hingga 10,38 persen.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat dan berbagai pihak atas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan pembayaran pajak.

Apresiasi tersebut diberikan dalam acara "Gebyar Pendapatan Tahun 2026" oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo No.269, Makassar, Kamis (16/7/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro beserta jajaran, Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Sulselbar Arny Irawati Tanriajeng, para Kepala Bapenda kabupaten/kota se-Sulsel, serta para penerima apresiasi dan penghargaan dari Pemprov Sulsel.

Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur atas capaian kinerja penerimaan pajak daerah terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juni 2026, realisasi Pajak Daerah Sulawesi Selatan tercatat mengalami kenaikan Rp176 miliar, atau tumbuh 10,38 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

"Capaian ini adalah indikator nyata bahwa upaya kita melalui digitalisasi sistem pembayaran. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulsel beserta jajaran termasuk Ditreskrimsus dan Ditlantas Polda Sulsel yang telah membantu meningkatkan pendapatan daerah Provinsi, termasuk mendukung Bapenda provinsi maupun kabupaten/kota," kata Andi Sudirman.

Menurutnya, capaian peningkatan pendapatan daerah merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, lembaga pengawasan, hingga pelaku usaha dan investor.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya