PT Vale Bawa Pelabuhan Balantang Raih Predikat Green & Smart Port
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 17 Juli 2026 - 19:06 WIB
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan pelabuhan berkelanjutan melalui pengelolaan Pelabuhan Balantang. Foto/Istimewa
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan pelabuhan berkelanjutan. Melalui Pelabuhan Balantang yang menjadi terminal khusus untuk mendukung kegiatan logistik dan pengapalan produk nikel, perusahaan meraih penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 setelah berhasil menerapkan konsep pelabuhan ramah lingkungan yang terintegrasi dengan sistem digital.
Dalam asesmen Green and Smart Port 2025, Pelabuhan Balantang memperoleh predikat bintang empat atau setara Level III. Penilaian tersebut didasarkan pada implementasi Green Port Guidelines 3.0/2023, yang menjadi standar nasional dalam penerapan pelabuhan berkelanjutan melalui integrasi konsep Green Port dan Smart Port.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, kepada Head of Energy & Logistics Operations PT Vale, Dahlan, pada seremoni Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 di Gresik, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Program penghargaan ini merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan IDSurvey untuk mendorong transformasi pengelolaan pelabuhan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Presiden mengarahkan agar pelabuhan di Indonesia berkembang menjadi lebih efisien, modern, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
"Bapak Presiden mengarahkan agar pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menjadi lebih efisien, modern, sekaligus mampu menjaga kelestarian lingkungan. Pelabuhan yang maju harus mampu mendukung kelancaran logistik nasional sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Head of Energy & Logistics Operations PT Vale, Dahlan, mengatakan berbagai inovasi yang diterapkan di Pelabuhan Balantang mencakup penguatan aspek tata kelola, perlindungan lingkungan, hingga digitalisasi sistem operasional.
"Seluruh upaya perusahaan merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjalankan praktik pertambangan yang baik sekaligus mendukung transformasi pelabuhan yang lebih ramah lingkungan dan berbasis teknologi," katanya.
Dalam asesmen Green and Smart Port 2025, Pelabuhan Balantang memperoleh predikat bintang empat atau setara Level III. Penilaian tersebut didasarkan pada implementasi Green Port Guidelines 3.0/2023, yang menjadi standar nasional dalam penerapan pelabuhan berkelanjutan melalui integrasi konsep Green Port dan Smart Port.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, kepada Head of Energy & Logistics Operations PT Vale, Dahlan, pada seremoni Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 di Gresik, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Program penghargaan ini merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan IDSurvey untuk mendorong transformasi pengelolaan pelabuhan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Presiden mengarahkan agar pelabuhan di Indonesia berkembang menjadi lebih efisien, modern, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
"Bapak Presiden mengarahkan agar pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menjadi lebih efisien, modern, sekaligus mampu menjaga kelestarian lingkungan. Pelabuhan yang maju harus mampu mendukung kelancaran logistik nasional sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Head of Energy & Logistics Operations PT Vale, Dahlan, mengatakan berbagai inovasi yang diterapkan di Pelabuhan Balantang mencakup penguatan aspek tata kelola, perlindungan lingkungan, hingga digitalisasi sistem operasional.
"Seluruh upaya perusahaan merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjalankan praktik pertambangan yang baik sekaligus mendukung transformasi pelabuhan yang lebih ramah lingkungan dan berbasis teknologi," katanya.