Kolaborasi PLN Kebut Proyek SUTT Palu 3 - Tambu, Target Operasi Akhir 2026
Tri Yari Kurniawan
Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mempercepat pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Palu 3–Tambu di Sulawesi Tengah. Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mempercepat pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Palu 3–Tambu di Sulawesi Tengah. Berkat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Donggala, aparat terkait, tokoh masyarakat, dan warga, proyek tersebut kini memasuki tahapan first stringing atau penarikan perdana konduktor jaringan transmisi.
Tahapan ini menjadi tonggak penting dalam penyelesaian proyek sekaligus menandai kemajuan menuju target pengoperasian jaringan pada akhir 2026. Dukungan para pemangku kepentingan, mulai dari penyediaan ruang bebas, penyelesaian kompensasi, hingga kelancaran pekerjaan konstruksi, menjadi faktor utama yang menjaga progres pembangunan tetap sesuai rencana.
SUTT 150 kV PLTU Palu 3–Tambu memiliki panjang lintasan sekitar 71 kilometer dengan total 200 menara transmisi. Infrastruktur ini akan menyalurkan daya listrik dari PLTU Palu 3 menuju Tambu dan wilayah sekitarnya, sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah.
Usai first stringing, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penarikan seluruh konduktor, pemasangan perlengkapan jaringan, pengujian, komisioning, hingga proses pemberian tegangan perdana (energize). Seluruh tahapan tersebut harus rampung sebelum jaringan siap dioperasikan.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah, Qadri, mengatakan keberhasilan mencapai tahap first stringing merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat.
"Masuknya proyek ke tahap first stringing merupakan hasil kerja bersama antara PLN, pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh masyarakat, dan warga. Dukungan seluruh pihak sangat penting dalam memastikan penyediaan ruang bebas dan pekerjaan konstruksi dapat berjalan sesuai rencana," ujar Qadri.
Ia menegaskan PLN berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan pemenuhan hak masyarakat yang berada di sepanjang jalur transmisi.
Tahapan ini menjadi tonggak penting dalam penyelesaian proyek sekaligus menandai kemajuan menuju target pengoperasian jaringan pada akhir 2026. Dukungan para pemangku kepentingan, mulai dari penyediaan ruang bebas, penyelesaian kompensasi, hingga kelancaran pekerjaan konstruksi, menjadi faktor utama yang menjaga progres pembangunan tetap sesuai rencana.
SUTT 150 kV PLTU Palu 3–Tambu memiliki panjang lintasan sekitar 71 kilometer dengan total 200 menara transmisi. Infrastruktur ini akan menyalurkan daya listrik dari PLTU Palu 3 menuju Tambu dan wilayah sekitarnya, sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah.
Usai first stringing, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penarikan seluruh konduktor, pemasangan perlengkapan jaringan, pengujian, komisioning, hingga proses pemberian tegangan perdana (energize). Seluruh tahapan tersebut harus rampung sebelum jaringan siap dioperasikan.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah, Qadri, mengatakan keberhasilan mencapai tahap first stringing merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat.
"Masuknya proyek ke tahap first stringing merupakan hasil kerja bersama antara PLN, pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh masyarakat, dan warga. Dukungan seluruh pihak sangat penting dalam memastikan penyediaan ruang bebas dan pekerjaan konstruksi dapat berjalan sesuai rencana," ujar Qadri.
Ia menegaskan PLN berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan pemenuhan hak masyarakat yang berada di sepanjang jalur transmisi.