Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
Tim SINDOmakassar
Selasa, 21 Juli 2026 - 14:41 WIB
Tim SAR Gabungan yang melaksanakan operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa kembali menemukan satu jenazah, yang diduga merupakan korban kecelakaan kapal tersebut. Foto: Istimewa
Tim SAR Gabungan yang melaksanakan operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa kembali menemukan satu jenazah, yang diduga merupakan korban kecelakaan kapal tersebut pada hari ketujuh operasi pencarian, Selasa (21/7/2026).
Jenazah ditemukan setelah nelayan di Pulau Pamulikang melaporkan adanya sesosok jenazah yang terapung di perairan sekitar pulau tersebut. Informasi tersebut segera diteruskan kepada Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, KN SAR Kamajaya 104 dan RIB KN Sar Pacitan bergerak menuju lokasi untuk melakukan penjemputan dan mengevakuasi jenazah ke darat. Selanjutnya, jenazah akan menjalani proses identifikasi oleh tim yang berwenang sebelum identitasnya diumumkan secara resmi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, yang saat ini berada di Posko SAR Benteng, Selayar, mengatakan setiap informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi pencarian.
"Pagi ini kami menerima laporan dari masyarakat nelayan di Pulau Pamulikang terkait penemuan satu jenazah yang diduga korban KM Nurul Salsa. Tim KN SAR Pacitan dan KN SAR Kamajaya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Dan selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi sesuai prosedur di RS Bhayangkara Makassar. Kami belum dapat memastikan identitas korban sebelum proses tersebut selesai," ujar Arif.
Ia menambahkan, operasi pencarian pada hari ketujuh tetap dilaksanakan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan yang dibagi ke dalam lima sektor pencarian sesuai perencanaan operasi.
"Kami turut berduka atas penemuan ini. Meski demikian, seluruh personel tetap berkomitmen melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya yang masih belum ditemukan. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan nelayan yang terus memberikan informasi kepada tim di lapangan. Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindak lanjuti," tambahnya.
Jenazah ditemukan setelah nelayan di Pulau Pamulikang melaporkan adanya sesosok jenazah yang terapung di perairan sekitar pulau tersebut. Informasi tersebut segera diteruskan kepada Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, KN SAR Kamajaya 104 dan RIB KN Sar Pacitan bergerak menuju lokasi untuk melakukan penjemputan dan mengevakuasi jenazah ke darat. Selanjutnya, jenazah akan menjalani proses identifikasi oleh tim yang berwenang sebelum identitasnya diumumkan secara resmi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, yang saat ini berada di Posko SAR Benteng, Selayar, mengatakan setiap informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi pencarian.
"Pagi ini kami menerima laporan dari masyarakat nelayan di Pulau Pamulikang terkait penemuan satu jenazah yang diduga korban KM Nurul Salsa. Tim KN SAR Pacitan dan KN SAR Kamajaya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Dan selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi sesuai prosedur di RS Bhayangkara Makassar. Kami belum dapat memastikan identitas korban sebelum proses tersebut selesai," ujar Arif.
Ia menambahkan, operasi pencarian pada hari ketujuh tetap dilaksanakan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan yang dibagi ke dalam lima sektor pencarian sesuai perencanaan operasi.
"Kami turut berduka atas penemuan ini. Meski demikian, seluruh personel tetap berkomitmen melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya yang masih belum ditemukan. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan nelayan yang terus memberikan informasi kepada tim di lapangan. Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindak lanjuti," tambahnya.