UMI dan LLDikti IX Perkuat Riset Berdampak melalui Sosialisasi di Makassar
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Selasa, 21 Juli 2026 - 17:20 WIB
Suasana sosialisasi pembangan riset perguruan tinggi di Auditorium Al-Jibra, Selasa (21/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultan Batara menggelar sosialisasi pengembangan riset perguruan tinggi di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan bertema "Arah Penguatan Kebijakan Riset dan Pengembangan Perguruan Tinggi" itu dihadiri dosen dan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di wilayah LLDikti IX.
Wakil Rektor V UMI, Ir. Setyawati Yani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan perguruan tinggi.
"Tentu ini merupakan kegiatan yang sangat strategis bagi penguatan ekosistem riset dan pengembangan perguruan tinggi di LLDikti Wilayah IX. Hal ini sangat relevan dengan masa depan seluruh perguruan tinggi, di mana saat ini riset telah menjadi bagian yang sangat utama. Paling tidak, kita perlu melihat ada tiga hal utama yang sangat perlu dikuatkan dalam kegiatan riset ini," ujarnya.
Ia berharap kebijakan LLDikti dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dapat menjadi pendorong utama dalam memperkuat talenta peneliti di perguruan tinggi.
"Dengan demikian, secara berkelanjutan kita dapat mendorong lahirnya peneliti-peneliti unggul yang hasil risetnya memberikan dampak nyata bagi kemajuan bersama dan kemajuan Indonesia. Penguatan riset perlu dilakukan dari sisi tata kelola, pendanaan, dan yang paling penting adalah kolaborasi," tegasnya.
Dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri UMI itu menekankan, riset tidak boleh berhenti sebagai laporan atau sekadar publikasi ilmiah.
Kegiatan bertema "Arah Penguatan Kebijakan Riset dan Pengembangan Perguruan Tinggi" itu dihadiri dosen dan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di wilayah LLDikti IX.
Wakil Rektor V UMI, Ir. Setyawati Yani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan perguruan tinggi.
"Tentu ini merupakan kegiatan yang sangat strategis bagi penguatan ekosistem riset dan pengembangan perguruan tinggi di LLDikti Wilayah IX. Hal ini sangat relevan dengan masa depan seluruh perguruan tinggi, di mana saat ini riset telah menjadi bagian yang sangat utama. Paling tidak, kita perlu melihat ada tiga hal utama yang sangat perlu dikuatkan dalam kegiatan riset ini," ujarnya.
Ia berharap kebijakan LLDikti dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dapat menjadi pendorong utama dalam memperkuat talenta peneliti di perguruan tinggi.
"Dengan demikian, secara berkelanjutan kita dapat mendorong lahirnya peneliti-peneliti unggul yang hasil risetnya memberikan dampak nyata bagi kemajuan bersama dan kemajuan Indonesia. Penguatan riset perlu dilakukan dari sisi tata kelola, pendanaan, dan yang paling penting adalah kolaborasi," tegasnya.
Dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri UMI itu menekankan, riset tidak boleh berhenti sebagai laporan atau sekadar publikasi ilmiah.