home news

Hari Anak Nasional, Asmo Sulsel Tanamkan Budaya #Cari_Aman Sejak Dini

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:04 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, Asmo Sulsel menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi sekitar 40 siswa TK Kemala Bhayangkari 07 Gowa. Foto/Istimewa
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi sekitar 40 siswa TK Kemala Bhayangkari 07 Gowa, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan para orang tua agar pemahaman mengenai keselamatan berkendara dapat diterapkan bersama saat menggunakan sepeda motor.

Berbeda dengan pelatihan safety riding yang ditujukan bagi pengendara, edukasi kali ini berfokus pada keselamatan anak sebagai penumpang. Dua instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny dan Restu Wahdini (Dini), memperkenalkan berbagai perlengkapan keselamatan yang wajib digunakan saat dibonceng, mulai dari helm yang sesuai ukuran, sepatu, hingga celana panjang sebagai pelindung selama perjalanan.

Materi disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Selain mengenalkan fungsi setiap perlengkapan, para instruktur juga menekankan bahwa penggunaan atribut keselamatan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan. Pada kesempatan yang sama, orang tua diimbau untuk selalu memastikan anak mengenakan perlengkapan berkendara dengan benar, termasuk saat menempuh perjalanan jarak dekat.

Agar suasana belajar lebih menyenangkan, edukasi dikemas melalui permainan dan kuis bertema keselamatan berkendara. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi dan menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Peserta yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah eksklusif dari Honda sebagai bentuk apresiasi.

Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Wanny, mengatakan pembiasaan budaya keselamatan sebaiknya dimulai sejak usia dini. Menurutnya, meski belum menjadi pengendara, anak-anak merupakan penumpang yang cukup sering menggunakan sepeda motor bersama orang tua sehingga perlu memahami pentingnya perlindungan diri saat berada di jalan.

"Anak-anak memang belum menjadi pengendara, tetapi mereka sering menjadi penumpang sepeda motor bersama orang tua. Karena itu, mereka perlu mengetahui bahwa setiap perjalanan harus diawali dengan menggunakan helm, sepatu, dan pakaian yang dapat melindungi tubuh. Kami juga mengajak para orang tua untuk menjadi teladan, karena kebiasaan anak dalam berkendara nantinya akan terbentuk dari apa yang mereka lihat dan lakukan bersama keluarga," ujar Wanny.

Sementara itu, Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menilai Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya memberikan perlindungan kepada anak, termasuk ketika berada di jalan raya. Menurutnya, kampanye #Cari_Aman tidak hanya ditujukan bagi pengendara, tetapi juga mengedukasi anak-anak sebagai penumpang sepeda motor.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya