AHM Perkuat Ekosistem Pesisir dengan Rumah Bibit Mangrove
Tri Yari Kurniawan
Kamis, 23 Juli 2026 - 13:07 WIB
AHM kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan membangun rumah semai bibit mangrove dan menanam 15.000 bibit di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari, Karawang. Foto/IST
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan membangun rumah semai bibit mangrove dan menanam 15.000 bibit di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari, Karawang, Rabu (22/7). Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mendorong kawasan tersebut berkembang sebagai destinasi wisata berbasis konservasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 15.000 bibit yang ditanam terdiri atas jenis bakau (Rhizophora sp.) dan api-api (Avicennia sp.). Selain berfungsi menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mangrove juga menjadi benteng alami untuk mengurangi dampak perubahan iklim, abrasi, dan gelombang pasang.
Tak hanya berfokus pada rehabilitasi ekosistem, AHM juga melengkapi kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari dengan pembangunan rumah semai bibit, gerbang landmark, serta papan informasi edukatif. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat identitas kawasan sebagai pusat konservasi, pembibitan mangrove, sekaligus ruang pembelajaran bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sehingga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar melalui bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan.
Kepala Desa Tambaksari, Katam, mengapresiasi dukungan berkelanjutan AHM terhadap pengembangan kawasan mangrove di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan manfaat nyata, baik bagi pelestarian lingkungan maupun peningkatan ekonomi masyarakat.
"Menjaga kawasan mangrove adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran perusahaan yang peduli terhadap lingkungan pesisir menjadi modal penting untuk memastikan kawasan ini tetap lestari sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Kami berharap Ekowisata Mangrove Tambaksari dapat terus tumbuh sebagai kawasan konservasi yang membanggakan Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang," ujar Katam.
Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat
Sebanyak 15.000 bibit yang ditanam terdiri atas jenis bakau (Rhizophora sp.) dan api-api (Avicennia sp.). Selain berfungsi menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mangrove juga menjadi benteng alami untuk mengurangi dampak perubahan iklim, abrasi, dan gelombang pasang.
Tak hanya berfokus pada rehabilitasi ekosistem, AHM juga melengkapi kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari dengan pembangunan rumah semai bibit, gerbang landmark, serta papan informasi edukatif. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat identitas kawasan sebagai pusat konservasi, pembibitan mangrove, sekaligus ruang pembelajaran bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sehingga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar melalui bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan.
Kepala Desa Tambaksari, Katam, mengapresiasi dukungan berkelanjutan AHM terhadap pengembangan kawasan mangrove di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan manfaat nyata, baik bagi pelestarian lingkungan maupun peningkatan ekonomi masyarakat.
"Menjaga kawasan mangrove adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran perusahaan yang peduli terhadap lingkungan pesisir menjadi modal penting untuk memastikan kawasan ini tetap lestari sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Kami berharap Ekowisata Mangrove Tambaksari dapat terus tumbuh sebagai kawasan konservasi yang membanggakan Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang," ujar Katam.
Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat