home news

FEB Unhas Edukasi Masyarakat Balleangin Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:53 WIB
Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unhas menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Rabu (22/7/2026). Foto/Istimewa
Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah Internal Peningkatan Kinerja Utama (KIPKU) FEB Unhas yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-78 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.

Melalui tema "Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Circular Economy melalui Penguatan Bank Sampah, Edukasi Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kelurahan Balleangin yang Bersih, Produktif, dan Berkelanjutan", kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, bukan sekadar limbah.

Program yang dipimpin Fitriwati Djam'an itu melibatkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi terkait penerapan konsep circular economy, mulai dari pengelolaan sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), penguatan kelembagaan Bank Sampah, penyusunan model bisnis, pengelolaan keuangan sederhana, strategi pemasaran produk hasil daur ulang, analisis nilai tambah, hingga pengembangan UMKM berbasis ekonomi sirkular.

Seluruh materi dirancang agar Bank Sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah, tetapi juga berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu menciptakan nilai tambah dari limbah.

"Transformasi pengelolaan sampah tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga membangun masyarakat yang produktif melalui penguatan Bank Sampah, edukasi lingkungan, dan pengembangan ekonomi sirkular yang berkelanjutan," kata Fitriwati.

Ia menjelaskan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada perubahan pola pikir masyarakat yang didukung kelembagaan Bank Sampah yang kuat. Dengan pengelolaan yang baik, sampah dapat diolah menjadi sumber pendapatan, membuka peluang usaha baru, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya