home news

PPs UMI Susun Kurikulum OBE Magister Kenotariatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:57 WIB
Foto bersama di seminar dan lokakarya kurikulum berbasis OBE Magister Kenotariatan di gedung PPs UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (28/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Seminar dan Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Magister Kenotariatan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema "Sinkronasi Kompetensi Profesi Notaris dalam Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum pada Era Digital", yang digelar di lantai 1 PPs UMI, Jalan Urip Sumoharjo KM 4, Kota Makassar.

Agenda ini resmi dibuka oleh Rektor UMI, Prof Hambali Thalib. Dalam sambutannya, ia berharap agar kurikulum yang sedang ditata dan dibangun tidak hanya menjadi solusi untuk melahirkan alumni yang kompetitif di masa depan.

"Misi UMI adalah melahirkan manusia yang beriman, berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah, serta berdaya saing global. Era kepemimpinan Basalamah selalu dulu dikatakan islamisasi. Saya ini mengajak dan mengingatkan, mari kita melahirkan sebuah kurikulum yang memang bisa mengikuti dinamika perkembangan," ujarnya.

Prof Hambali Thalib, menegaskan pentingnya melahirkan kurikulum yang memiliki standar nasional yang jelas tanpa terhalang oleh ego kepentingan demi mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing global.

"Jangan karena ego kepentingan kita, ego keilmuan kita, lalu mendorong kurikulum itu tidak standar. UMI sekarang sudah merekrut beberapa guru besar/dosen tetap yang memang punya kompetensi. Kita berharap bahwa notaris kita, lulusan kita ini adalah memang bisa berdaya saing dengan alumni notaris yang handal. Itulah makna alumni yang lahir, melahirkan manusia yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah, serta berdaya saing global," tegasnya.

Direktur Program PPs UMI, Prof La Ode Husen, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pihaknya dalam mendesain kurikulum berbasis OBE.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya