Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pertamina Optimalkan Distribusi LPG 3 Kg di Sulsel
Tim SINDOmakassar
Rabu, 29 Juli 2026 - 19:30 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat. Penambahan pasokan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar ketersediaan LPG tetap terjaga, terutama di wilayah dengan peningkatan aktivitas sektor pertanian selama musim kemarau.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, peningkatan kebutuhan LPG 3 kg terjadi di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo. Untuk memastikan distribusi tetap berjalan optimal, Pertamina melakukan extra dropping dengan penambahan pasokan hingga 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah tersebut.
Sales Branch Manager VI Gas Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo Budi Utomo, mengatakan peningkatan kebutuhan LPG 3 kg di Kabupaten Bone dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian, selama musim kemarau.
“Berdasarkan pemantauan kami, kebutuhan LPG 3 kg di Kabupaten Bone mengalami peningkatan seiring meningkatnya aktivitas sektor pertanian. Untuk menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat yang berhak, Pertamina melakukan optimalisasi penyaluran melalui extra dropping sebesar 34 persen dari rata-rata penyaluran harian serta terus berkoordinasi dengan agen dan pangkalan agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Wahyu.
Hal serupa dilakukan di wilayah Sidrap, Soppeng, dan Wajo. Sales Branch Manager VII Gas Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, menjelaskan penambahan pasokan dilakukan berdasarkan hasil monitoring kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Pertamina terus melakukan pemantauan bersama agen dan pangkalan resmi di Sidrap, Soppeng, dan Wajo. Penambahan pasokan dilakukan secara terukur agar distribusi LPG 3 kg tetap berjalan lancar, kebutuhan masyarakat yang berhak terpenuhi, dan stok di lapangan tetap terjaga,” kata Mulian.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli LPG subsidi melalui pangkalan resmi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, peningkatan kebutuhan LPG 3 kg terjadi di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo. Untuk memastikan distribusi tetap berjalan optimal, Pertamina melakukan extra dropping dengan penambahan pasokan hingga 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah tersebut.
Sales Branch Manager VI Gas Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo Budi Utomo, mengatakan peningkatan kebutuhan LPG 3 kg di Kabupaten Bone dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian, selama musim kemarau.
“Berdasarkan pemantauan kami, kebutuhan LPG 3 kg di Kabupaten Bone mengalami peningkatan seiring meningkatnya aktivitas sektor pertanian. Untuk menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat yang berhak, Pertamina melakukan optimalisasi penyaluran melalui extra dropping sebesar 34 persen dari rata-rata penyaluran harian serta terus berkoordinasi dengan agen dan pangkalan agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Wahyu.
Hal serupa dilakukan di wilayah Sidrap, Soppeng, dan Wajo. Sales Branch Manager VII Gas Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, menjelaskan penambahan pasokan dilakukan berdasarkan hasil monitoring kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Pertamina terus melakukan pemantauan bersama agen dan pangkalan resmi di Sidrap, Soppeng, dan Wajo. Penambahan pasokan dilakukan secara terukur agar distribusi LPG 3 kg tetap berjalan lancar, kebutuhan masyarakat yang berhak terpenuhi, dan stok di lapangan tetap terjaga,” kata Mulian.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli LPG subsidi melalui pangkalan resmi.