Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial Lewat Sosialisasi PKB
Tri Yari Kurniawan
Kamis, 06 Agustus 2026 - 19:16 WIB
Pelindo memperkuat komitmennya membangun hubungan industrial yang harmonis melalui Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Pelindo dan SPPI Bersatu Periode 2026–2028. Foto/Istimewa
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat komitmennya membangun hubungan industrial yang harmonis melalui Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode 2026–2028. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman mengenai hak dan kewajiban pekerja maupun perusahaan guna mendukung hubungan kerja yang produktif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Sosialisasi yang berlangsung di Makassar, Kamis (6/8), menjadi forum bagi manajemen dan pekerja untuk memperkuat pemahaman terhadap substansi PKB sekaligus memastikan implementasinya berjalan konsisten di seluruh wilayah kerja Pelindo.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat SPPI Bersatu, Dodi Nurdiana, mengatakan PKB merupakan hasil kesepahaman yang dibangun melalui dialog konstruktif antara manajemen dan serikat pekerja. Karena itu, pemahaman yang menyeluruh terhadap isi PKB menjadi faktor penting dalam menjaga hubungan industrial yang sehat.
"PKB bukan sekadar dokumen yang mengatur hubungan kerja, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang saling menghormati, menjunjung profesionalisme, serta memberikan kepastian bagi pekerja dan perusahaan. Dengan pemahaman yang sama, kita dapat menjaga sinergi dalam menghadapi tantangan perusahaan," ujar Dodi.
Sementara itu, Group Head Layanan Strategis SDM Pelindo, Basuki Soleh, menegaskan bahwa PKB merupakan instrumen strategis yang mendukung tata kelola ketenagakerjaan yang adaptif sejalan dengan transformasi perusahaan.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan setiap Port Captain Pelindo memahami substansi PKB secara menyeluruh sehingga implementasinya dapat berjalan konsisten di seluruh wilayah kerja. Hubungan industrial yang harmonis menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung peningkatan kinerja perusahaan," kata Basuki.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pelindo Regional 4 untuk membangun komunikasi yang terbuka serta memperkuat kemitraan antara perusahaan dan pekerja.
Sosialisasi yang berlangsung di Makassar, Kamis (6/8), menjadi forum bagi manajemen dan pekerja untuk memperkuat pemahaman terhadap substansi PKB sekaligus memastikan implementasinya berjalan konsisten di seluruh wilayah kerja Pelindo.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat SPPI Bersatu, Dodi Nurdiana, mengatakan PKB merupakan hasil kesepahaman yang dibangun melalui dialog konstruktif antara manajemen dan serikat pekerja. Karena itu, pemahaman yang menyeluruh terhadap isi PKB menjadi faktor penting dalam menjaga hubungan industrial yang sehat.
"PKB bukan sekadar dokumen yang mengatur hubungan kerja, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang saling menghormati, menjunjung profesionalisme, serta memberikan kepastian bagi pekerja dan perusahaan. Dengan pemahaman yang sama, kita dapat menjaga sinergi dalam menghadapi tantangan perusahaan," ujar Dodi.
Sementara itu, Group Head Layanan Strategis SDM Pelindo, Basuki Soleh, menegaskan bahwa PKB merupakan instrumen strategis yang mendukung tata kelola ketenagakerjaan yang adaptif sejalan dengan transformasi perusahaan.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan setiap Port Captain Pelindo memahami substansi PKB secara menyeluruh sehingga implementasinya dapat berjalan konsisten di seluruh wilayah kerja. Hubungan industrial yang harmonis menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung peningkatan kinerja perusahaan," kata Basuki.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pelindo Regional 4 untuk membangun komunikasi yang terbuka serta memperkuat kemitraan antara perusahaan dan pekerja.