home news

PLN UIP Sulawesi Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:23 WIB
PLN UIP Sulawesi meraih nilai 90,36 persen dengan predikat Memuaskan dan Bendera Emas dalam Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi meraih nilai 90,36 persen dengan predikat Memuaskan dan Bendera Emas dalam Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.

Capaian tersebut menunjukkan penerapan SMK3 di lingkungan PLN UIP Sulawesi telah berjalan dengan baik dan konsisten. Hasil audit disampaikan dalam Exit Meeting Audit SMK3 yang digelar pada Jumat (7/8/2026) di Ruang Rapat Makassar, PLN UIP Sulawesi.

Kegiatan tersebut dihadiri manajemen PLN UIP Sulawesi, Tim P2K3, Tim SMT, perwakilan WMT, serta Tim Auditor PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi. Exit Meeting menjadi forum untuk menyampaikan hasil audit, mengonfirmasi temuan, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan efektivitas penerapan SMK3.

General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, hasil audit merupakan buah dari komitmen seluruh insan PLN UIP Sulawesi dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kami bersyukur atas hasil Audit Sertifikasi SMK3 dengan nilai 90,36 persen dan predikat Memuaskan. Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen seluruh insan PLN UIP Sulawesi dalam menerapkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Auditor PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi, Sugiman, menilai penerapan SMK3 di PLN UIP Sulawesi secara keseluruhan telah berjalan dengan baik. Ia berharap rekomendasi hasil audit dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat penerapan SMK3 secara berkelanjutan.

“Nilai 90,36 persen ini menunjukkan bahwa komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja telah diterapkan secara konsisten di lingkungan kerja. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk terus meningkatkan efektivitas penerapan SMK3,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya