home news

Masyarakat Adat Tamalaki Dukung PT Vale, Dorong Tenaga Kerja Lokal & Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB
Tiga unsur utama masyarakat adat Tamalaki di Kabupaten Kolaka menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan investasi PT Vale di Wonua Mekongga. Foto/Istimewa
Tiga unsur utama masyarakat adat Tamalaki di Kabupaten Kolaka menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan investasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Wonua Mekongga. Dukungan itu disampaikan dalam pertemuan bersama manajemen PT Vale yang sekaligus menjadi ruang dialog untuk menyatukan persepsi mengenai investasi, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan sosial-ekonomi daerah.

Pertemuan yang berlangsung di PT Vale, Selasa (11/8/2026), diikuti 26 organisasi adat Tamalaki yang tergabung dalam Gabungan Aliansi, Poros Tengah, dan Formakom.

Dalam suasana kekeluargaan, para perwakilan masyarakat adat menyampaikan pandangan, harapan, dan sejumlah masukan terkait kehadiran PT Vale di Kabupaten Kolaka. Mereka menilai keberlanjutan investasi perlu dijaga bersama karena berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ketua Umum Tamalaki Wuta Kalosara Sultra, Mansiral Usman, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting karena tiga unsur utama masyarakat adat Tamalaki dapat hadir dalam satu forum dengan semangat yang sama.

“Ini menjadi momentum penting bagi kami, karena tiga unsur utama masyarakat adat Tamalaki bisa hadir bersama dalam semangat yang sama. Kami berterima kasih dan menyatakan dukungan penuh terhadap investasi yang dilakukan PT Vale di Wonua Mekongga ini,” ujar Mansiral.

Menurut dia, kehadiran PT Vale telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama melalui peluang kerja dan aktivitas ekonomi lokal. Karena itu, hubungan antara perusahaan dan masyarakat perlu terus dirawat agar manfaat investasi semakin luas dirasakan masyarakat Kolaka.

Dukungan terhadap keberlanjutan investasi juga disampaikan Ketua Umum Forum Swadaya Masyarakat Daerah (Forsda), Jabir Lahukuwi. Ia mengatakan investasi yang telah berjalan di Kolaka merupakan bagian dari kepentingan masyarakat dan masa depan pembangunan daerah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya