DPP IMMIM Dorong Penyuluh Agama Islam Jadi Ujung Tombak Pendataan Masjid di Makassar
Tim SINDOmakassar
Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:56 WIB
Ketua DPP IMMIM Muhammad Ishaq Samad saat melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Makassar, Dr Muhammad di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026). Foto: Istimewa
Pendataan masjid di Kota Makassar didorong tidak berhenti pada pencatatan jumlah dan lokasi. Dewan Pengurus Pusat Ikatan Masjid Mubaligh Indonesia Muttahidah (DPP IMMIM) mengusulkan pelibatan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Makassar untuk memetakan kondisi, tata kelola, aktivitas, hingga potensi pengembangan masjid.
Gagasan tersebut disampaikan DPP IMMIM saat melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Makassar, Dr Muhammad di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026).
Audiensi ini secara khusus membahas rencana sinergi dalam pendataan masjid melalui Instrumen Penilaian Masjid. Pelibatan penyuluh dinilai strategis karena mereka memiliki jaringan serta kedekatan langsung dengan masjid dan masyarakat di wilayah binaannya.
Ketua Umum DPP IMMIM, Dr KH Muhammad Ishaq Samad, mengatakan pendataan yang akurat menjadi fondasi penting untuk membangun program pembinaan masjid yang lebih tepat sasaran.
“IMMIM memiliki komitmen untuk terus mendorong masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kehidupan sosial keagamaan,” ujarnya.
Menurut Muhammad Ishaq Samad, pemetaan kondisi masjid membutuhkan instrumen yang mampu memberikan gambaran secara lebih objektif dan menyeluruh.
Instrumen Penilaian Masjid, kata dia, dapat digunakan untuk melihat berbagai aspek pengelolaan masjid, termasuk potensi dan kebutuhan masing-masing masjid.
Gagasan tersebut disampaikan DPP IMMIM saat melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Makassar, Dr Muhammad di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026).
Audiensi ini secara khusus membahas rencana sinergi dalam pendataan masjid melalui Instrumen Penilaian Masjid. Pelibatan penyuluh dinilai strategis karena mereka memiliki jaringan serta kedekatan langsung dengan masjid dan masyarakat di wilayah binaannya.
Ketua Umum DPP IMMIM, Dr KH Muhammad Ishaq Samad, mengatakan pendataan yang akurat menjadi fondasi penting untuk membangun program pembinaan masjid yang lebih tepat sasaran.
“IMMIM memiliki komitmen untuk terus mendorong masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kehidupan sosial keagamaan,” ujarnya.
Menurut Muhammad Ishaq Samad, pemetaan kondisi masjid membutuhkan instrumen yang mampu memberikan gambaran secara lebih objektif dan menyeluruh.
Instrumen Penilaian Masjid, kata dia, dapat digunakan untuk melihat berbagai aspek pengelolaan masjid, termasuk potensi dan kebutuhan masing-masing masjid.