Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Pertanian, Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Sulsel
Tim SINDOmakassar
Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:51 WIB
Pertamina Patra Niaga meningkatkan penyaluran BBM di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk aktivitas irigasi dan pertanian. Foto/IST
Pertamina Patra Niaga meningkatkan penyaluran BBM di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk aktivitas irigasi dan pertanian di tengah kondisi kekeringan serta periode panen.
Pemantauan Pertamina Patra Niaga menunjukkan stok dan penyaluran BBM di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan masih dalam kondisi aman. Namun, terdapat sejumlah daerah yang mengalami peningkatan penyaluran seiring bertambahnya kebutuhan BBM untuk mendukung kegiatan pertanian dan aktivitas masyarakat.
Peningkatan kebutuhan tersebut antara lain dipengaruhi aktivitas irigasi di tengah kondisi kekeringan serta periode panen yang sedang berlangsung. Dengan siklus panen yang dapat berlangsung hingga tiga kali dalam setahun, kebutuhan BBM untuk operasional pertanian dan irigasi berpotensi meningkat pada periode tertentu.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, dalam siaran pers menyampaikan, sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga telah menambah penyaluran BBM sekitar 15–20 persen dari rata-rata harian normal untuk Pertalite dan 10–15 persen untuk Biosolar. Penambahan tersebut dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Selain menyesuaikan volume penyaluran, Pertamina juga melakukan pengaturan di tingkat SPBU. Petugas marshal disiagakan untuk mengatur antrean dan mengarahkan kendaraan ke SPBU lain apabila terjadi kepadatan, sehingga pelayanan dapat tetap berjalan dan distribusi BBM lebih merata.
Kondisi stok dan penyaluran BBM terus dipantau secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan irigasi, tetap terpenuhi. Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan BBM subsidi disalurkan secara tepat sasaran.
Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah tersebut diperlukan agar distribusi dapat berlangsung secara merata serta kebutuhan masyarakat dan sektor-sektor produktif tetap terlayani.
Pemantauan Pertamina Patra Niaga menunjukkan stok dan penyaluran BBM di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan masih dalam kondisi aman. Namun, terdapat sejumlah daerah yang mengalami peningkatan penyaluran seiring bertambahnya kebutuhan BBM untuk mendukung kegiatan pertanian dan aktivitas masyarakat.
Peningkatan kebutuhan tersebut antara lain dipengaruhi aktivitas irigasi di tengah kondisi kekeringan serta periode panen yang sedang berlangsung. Dengan siklus panen yang dapat berlangsung hingga tiga kali dalam setahun, kebutuhan BBM untuk operasional pertanian dan irigasi berpotensi meningkat pada periode tertentu.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, dalam siaran pers menyampaikan, sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga telah menambah penyaluran BBM sekitar 15–20 persen dari rata-rata harian normal untuk Pertalite dan 10–15 persen untuk Biosolar. Penambahan tersebut dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Selain menyesuaikan volume penyaluran, Pertamina juga melakukan pengaturan di tingkat SPBU. Petugas marshal disiagakan untuk mengatur antrean dan mengarahkan kendaraan ke SPBU lain apabila terjadi kepadatan, sehingga pelayanan dapat tetap berjalan dan distribusi BBM lebih merata.
Kondisi stok dan penyaluran BBM terus dipantau secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan irigasi, tetap terpenuhi. Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan BBM subsidi disalurkan secara tepat sasaran.
Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah tersebut diperlukan agar distribusi dapat berlangsung secara merata serta kebutuhan masyarakat dan sektor-sektor produktif tetap terlayani.