home news

Komdigi, UGM, Indosat, dan NVIDIA Resmikan Pusat Teknologi AI

Jum'at, 14 Agustus 2026 - 10:34 WIB
UGM Indosat NVAITC akan didukung platform AI full-stack NVIDIA serta GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service milik Indosat. Foto/Dok Indosat
Pemerintah memperkuat ekosistem riset dan pengembangan talenta kecerdasan buatan (AI) nasional melalui peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC) di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (13/8). Pusat teknologi ini menjadi pusat AI berbasis universitas pertama di Indonesia yang berfokus pada riset, inovasi, dan pengembangan talenta AI untuk mendukung kebutuhan strategis nasional.

Pusat teknologi tersebut diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), NVIDIA, dan UGM. UGM Indosat NVAITC merupakan bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE) yang mempertemukan pemerintah, akademisi, industri, dan perusahaan teknologi global untuk mempercepat pengembangan AI terapan di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid mengatakan, Indonesia AI Center of Excellence merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi AI, tetapi juga sebagai pengembang dan kontributor inovasi AI di tingkat global.

“Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia. Pusat teknologi ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi tersebut melalui penguatan kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, penguatan ekosistem AI juga menjadi bagian dari upaya membangun kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan teknologi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing nasional, dan membantu menjawab berbagai tantangan utama bangsa.

UGM Indosat NVAITC akan didukung platform AI full-stack NVIDIA serta GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service milik Indosat. Infrastruktur tersebut akan memberikan akses kepada peneliti dan mahasiswa UGM terhadap berbagai kapabilitas AI, mulai dari accelerated computing kelas enterprise, perangkat lunak AI, pretrained models, dan development frameworks hingga bimbingan teknis, pelatihan, dan kolaborasi dengan industri.

Pusat teknologi ini juga akan menghubungkan peneliti Indonesia dengan jaringan ahli global untuk mendorong kolaborasi internasional, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan solusi AI yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya