Pengabdian hingga 30 Tahun, 398 PNS Sulsel Dapat Satyalencana
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 14 Agustus 2026 - 19:34 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyematkan tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 398 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel. Foto: Istimewa
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyematkan tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 398 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (14/8/2026).
Penyematan tersebut sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian para aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Sebanyak 398 PNS yang menerima penghargaan tersebut terdiri atas pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.
Prosesi penganugerahan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya.
Selanjutnya, Andi Sudirman membacakan naskah penganugerahan tanda kehormatan atas nama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Saya yakin penganugerahan ini meneguhkan sikap keteladanan dan semangat perjuangan kita untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara,” ucap Andi Sudirman.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengakuan atas jerih payah para PNS yang setiap hari mengabdikan diri dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Penyematan tersebut sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian para aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Sebanyak 398 PNS yang menerima penghargaan tersebut terdiri atas pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.
Prosesi penganugerahan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya.
Selanjutnya, Andi Sudirman membacakan naskah penganugerahan tanda kehormatan atas nama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Saya yakin penganugerahan ini meneguhkan sikap keteladanan dan semangat perjuangan kita untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara,” ucap Andi Sudirman.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengakuan atas jerih payah para PNS yang setiap hari mengabdikan diri dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.