Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
Tri Yari Kurniawan
Senin, 17 Agustus 2026 - 15:25 WIB
Semangat kemerdekaan dan keselamatan berkendara mewarnai Convoy Merdeka yang digelar Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) di Kota Makassar. Foto/Istimewa
Semangat kemerdekaan dan keselamatan berkendara mewarnai Convoy Merdeka yang digelar Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) di Kota Makassar. Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia ini diikuti ratusan pecinta sepeda motor Honda, mulai dari konsumen, komunitas, hingga keluarga pengguna Honda PCX160.
Peserta terdiri atas 50 pasangan bapak dan anak pengguna Honda PCX160 serta anggota dari 17 komunitas sepeda motor Honda di Makassar. Selain menjadi ajang merayakan kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara.
Mengusung semangat kebersamaan dan mengenal lebih dekat sejarah Kota Makassar, peserta diajak menyusuri sejumlah landmark dan kawasan ikonik kota. Rute Convoy Merdeka meliputi Benteng Rotterdam, Monumen Mandala, Pantai Losari, Masjid 99 Kubah, hingga kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Perjalanan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas berkendara bersama. Peserta juga mendapat kesempatan mengenal sejumlah destinasi yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas Kota Makassar.
Sebelum memulai perjalanan, peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding #Cari_Aman yang dipandu Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel. Edukasi ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai berkendara secara aman dan tertib, termasuk menjaga jarak, menggunakan perlengkapan berkendara, serta memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan Convoy Merdeka menjadi momentum untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan kampanye keselamatan berkendara.
“Kami ingin kegiatan bersama komunitas dan pecinta Honda tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan menikmati perjalanan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Sebelum memulai convoy, kami memberikan edukasi #Cari_Aman agar seluruh peserta dapat berkendara dengan tertib, menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan berkendara, serta menghargai pengguna jalan lainnya,” ujar Habib.
Peserta terdiri atas 50 pasangan bapak dan anak pengguna Honda PCX160 serta anggota dari 17 komunitas sepeda motor Honda di Makassar. Selain menjadi ajang merayakan kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara.
Mengusung semangat kebersamaan dan mengenal lebih dekat sejarah Kota Makassar, peserta diajak menyusuri sejumlah landmark dan kawasan ikonik kota. Rute Convoy Merdeka meliputi Benteng Rotterdam, Monumen Mandala, Pantai Losari, Masjid 99 Kubah, hingga kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Perjalanan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas berkendara bersama. Peserta juga mendapat kesempatan mengenal sejumlah destinasi yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas Kota Makassar.
Sebelum memulai perjalanan, peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding #Cari_Aman yang dipandu Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel. Edukasi ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai berkendara secara aman dan tertib, termasuk menjaga jarak, menggunakan perlengkapan berkendara, serta memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan Convoy Merdeka menjadi momentum untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan kampanye keselamatan berkendara.
“Kami ingin kegiatan bersama komunitas dan pecinta Honda tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan menikmati perjalanan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Sebelum memulai convoy, kami memberikan edukasi #Cari_Aman agar seluruh peserta dapat berkendara dengan tertib, menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan berkendara, serta menghargai pengguna jalan lainnya,” ujar Habib.