Hendak Berbelanja di Minimarket, Pemuda Tallo Jadi Korban Penyerangan
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:12 WIB
Pemuda berinisial S (21) saat dirawat di RSUD Daya, Selasa (18/8/2026). Foto: Istimewa
Insiden penyerangan menimpa seorang pemuda berinisial S (21) di Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Senin (17/8/2026) malam.
Korban diduga diserang secara tiba-tiba oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan tersebut. Akibat serangan tersebut, S menderita luka parah di bagian kepala akibat tertancap anak panah.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni, mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula saat pemuda asal Kecamatan Tallo itu mampir untuk berbelanja di sebuah minimarket sekitar pukul 18.30 Wita.
"Korban merupakan warga Kecamatan Tallo yang sementara singgah berbelanja di Alfamart," ungkapnya, Selasa (18/8/2026).
Akan tetapi, kata dia, pihak kepolisian sampai saat ini belum menerima laporan resmi dari korban.
"Informasi mengenai kejadian itu cepat menyebar di tengah masyarakat, memperlihatkan kondisi korban yang sangat mengkhawatirkan," ujarnya.
Dia bilang, ‎pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah penyerangan ini murni dilakukan oleh geng motor, sebagaimana dugaan awal masyarakat setempat.
Korban diduga diserang secara tiba-tiba oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan tersebut. Akibat serangan tersebut, S menderita luka parah di bagian kepala akibat tertancap anak panah.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni, mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula saat pemuda asal Kecamatan Tallo itu mampir untuk berbelanja di sebuah minimarket sekitar pukul 18.30 Wita.
"Korban merupakan warga Kecamatan Tallo yang sementara singgah berbelanja di Alfamart," ungkapnya, Selasa (18/8/2026).
Akan tetapi, kata dia, pihak kepolisian sampai saat ini belum menerima laporan resmi dari korban.
"Informasi mengenai kejadian itu cepat menyebar di tengah masyarakat, memperlihatkan kondisi korban yang sangat mengkhawatirkan," ujarnya.
Dia bilang, ‎pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah penyerangan ini murni dilakukan oleh geng motor, sebagaimana dugaan awal masyarakat setempat.