GMTD Perkuat Budaya K3 Bersama Vendor dan Kontraktor
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 21 Agustus 2026 - 18:45 WIB
GMTD memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan melibatkan vendor dan kontraktor dalam sosialisasi standar keselamatan kerja. Foto/Istimewa
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan melibatkan vendor dan kontraktor dalam sosialisasi standar keselamatan kerja. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya GMTD memastikan seluruh mitra kerja memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Sosialisasi K3 yang digelar Jumat (21/8) di Madrid Hall, Akkarena, Makassar, diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas perwakilan vendor dan kontraktor GMTD serta perwakilan divisi terkait di lingkungan perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek K3, mulai dari penerapan standar keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi potensi bahaya dan risiko pekerjaan, prosedur kerja yang aman, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh pihak yang bekerja di lingkungan GMTD.
“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh vendor dan kontraktor yang bekerja bersama GMTD memiliki pemahaman dan standar keselamatan yang sejalan dengan perusahaan. Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, baik bagi pekerja maupun lingkungan di sekitarnya,” ujar Jemmy.
Menurut Jemmy, penerapan K3 perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan pekerjaan. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Selain memperkuat pemahaman mengenai K3, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara GMTD dan para mitra kerja. Kesamaan standar dan pemahaman diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan yang lebih profesional, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sosialisasi K3 yang digelar Jumat (21/8) di Madrid Hall, Akkarena, Makassar, diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas perwakilan vendor dan kontraktor GMTD serta perwakilan divisi terkait di lingkungan perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek K3, mulai dari penerapan standar keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi potensi bahaya dan risiko pekerjaan, prosedur kerja yang aman, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh pihak yang bekerja di lingkungan GMTD.
“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh vendor dan kontraktor yang bekerja bersama GMTD memiliki pemahaman dan standar keselamatan yang sejalan dengan perusahaan. Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, baik bagi pekerja maupun lingkungan di sekitarnya,” ujar Jemmy.
Menurut Jemmy, penerapan K3 perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan pekerjaan. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Selain memperkuat pemahaman mengenai K3, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara GMTD dan para mitra kerja. Kesamaan standar dan pemahaman diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan yang lebih profesional, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.