Tim ERT MDA Bergabung dalam Misi ESDM Siaga Bencana di NTT
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 21 Agustus 2026 - 21:13 WIB
PT Masmindo Dwi Area (MDA) mengirim tiga personel Emergency Response Team (ERT) untuk bergabung dalam misi kemanusiaan ESDM Siaga Bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto/Istimewa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) mengirim tiga personel Emergency Response Team (ERT) untuk bergabung dalam misi kemanusiaan ESDM Siaga Bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim tersebut diberangkatkan untuk mendukung upaya penanganan bencana bersama ESDM Siaga Bencana dan unsur terkait di wilayah terdampak.
Tim ERT MDA dilepas langsung oleh Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, pada Selasa (18/8). Dalam arahannya, Trisakti meminta seluruh personel mengutamakan keselamatan, menjaga kekompakan, serta memastikan koordinasi berjalan baik selama menjalankan tugas di lapangan.
“Keberangkatan rekan-rekan membawa misi kemanusiaan dan tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit. Jaga keselamatan, jaga kekompakan, ikuti koordinasi tim ESDM Siaga Bencana, dan berikan kemampuan terbaik yang kita miliki untuk membantu di lapangan,” ujar Trisakti.
Sebelum diberangkatkan, Tim ERT MDA telah mempersiapkan personel dan berbagai perlengkapan pendukung untuk menunjang pelaksanaan misi. Dengan kompetensi di bidang tanggap darurat, tim diharapkan dapat berkontribusi dalam penanganan bencana sesuai kebutuhan dan arahan dalam koordinasi ESDM Siaga Bencana.
Keterlibatan ini merupakan bagian dari komitmen MDA untuk mendukung upaya kemanusiaan dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. MDA berharap seluruh rangkaian misi dapat berlangsung aman dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat di NTT.
Penugasan ke NTT juga melanjutkan pengalaman Tim ERT MDA dalam berbagai respons kebencanaan di sejumlah wilayah Indonesia. Sebelumnya, tim tersebut terlibat dalam penanganan longsor di Bonglo, Palopo, pada 2024; banjir bandang di Kabupaten Luwu pada Mei 2024; longsor di Dusun Padang pada 2025; serta penanganan banjir di Kabupaten Barru dan Soppeng, Sulawesi Selatan, pada 2025.
Tim ERT MDA dilepas langsung oleh Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, pada Selasa (18/8). Dalam arahannya, Trisakti meminta seluruh personel mengutamakan keselamatan, menjaga kekompakan, serta memastikan koordinasi berjalan baik selama menjalankan tugas di lapangan.
“Keberangkatan rekan-rekan membawa misi kemanusiaan dan tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit. Jaga keselamatan, jaga kekompakan, ikuti koordinasi tim ESDM Siaga Bencana, dan berikan kemampuan terbaik yang kita miliki untuk membantu di lapangan,” ujar Trisakti.
Sebelum diberangkatkan, Tim ERT MDA telah mempersiapkan personel dan berbagai perlengkapan pendukung untuk menunjang pelaksanaan misi. Dengan kompetensi di bidang tanggap darurat, tim diharapkan dapat berkontribusi dalam penanganan bencana sesuai kebutuhan dan arahan dalam koordinasi ESDM Siaga Bencana.
Keterlibatan ini merupakan bagian dari komitmen MDA untuk mendukung upaya kemanusiaan dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. MDA berharap seluruh rangkaian misi dapat berlangsung aman dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat di NTT.
Penugasan ke NTT juga melanjutkan pengalaman Tim ERT MDA dalam berbagai respons kebencanaan di sejumlah wilayah Indonesia. Sebelumnya, tim tersebut terlibat dalam penanganan longsor di Bonglo, Palopo, pada 2024; banjir bandang di Kabupaten Luwu pada Mei 2024; longsor di Dusun Padang pada 2025; serta penanganan banjir di Kabupaten Barru dan Soppeng, Sulawesi Selatan, pada 2025.
(tri)