home news

BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:56 WIB
Perjalanan tujuh tahun Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dirayakan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Sultan QRIS Run 2026, Sabtu (22/8). Foto/Istimewa
Perjalanan tujuh tahun Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dirayakan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Sultan QRIS Run 2026, Sabtu (22/8). Mengusung konsep olahraga sekaligus edukasi, kegiatan ini mengajak masyarakat mengenal perkembangan QRIS sekaligus mendorong gaya hidup sehat.

Sultan QRIS Run 2026 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) III Makassar, serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Selatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian penutupan Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (PORSEBANK) Sulawesi Selatan 2026.

Mengusung tema “Seven Colors, Seven Journey, One QRIS”, peserta mengikuti lomba lari sejauh 10 kilometer dengan konsep yang memperkenalkan perjalanan QRIS selama tujuh tahun. Sepanjang rute, peserta melewati tujuh QRIS Station yang menampilkan perkembangan dan inovasi QRIS, mulai dari transaksi berbasis kode hingga inovasi terbaru, QRIS TAP.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan tujuh tahun perjalanan QRIS bukan sekadar pencapaian dalam pengembangan sistem pembayaran digital, tetapi juga mencerminkan proses adaptasi masyarakat dan pelaku usaha terhadap transformasi digital.

“Ketika kita berbicara mengenai tujuh tahun QRIS, yang kita rayakan bukan hanya perjalanan sebuah sistem pembayaran. Yang kita rayakan adalah perjalanan jutaan masyarakat dan pelaku usaha Indonesia dalam beradaptasi, bertumbuh, dan mengambil bagian dalam transformasi digital,” ujar Rizki.

Memasuki tahun kedelapan implementasinya, Bank Indonesia terus mendorong peningkatan penggunaan QRIS agar semakin luas diterima masyarakat, dimanfaatkan dengan beragam fitur, serta digunakan secara aman.

Perluasan akseptasi QRIS tersebut, lanjut BI, perlu diiringi dengan peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap keamanan transaksi digital. Masyarakat diingatkan untuk menjaga data pribadi, PIN, kode OTP, dan informasi penting lainnya agar tidak disalahgunakan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya