home news

PLN UIP Sulawesi Borong Lima Penghargaan Kinerja Perizinan & Pembebasan Lahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:39 WIB
PLN UIP Sulawesi meraih lima penghargaan atas capaian percepatan perizinan dan pembebasan lahan pada ajang Harmonizing Stakeholders, Accelerating Pre-Construction, Optimizing COD Achievement. Foto/IST
Kinerja perizinan dan pembebasan lahan PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi pada Semester I 2026 mendapat apresiasi. PLN UIP Sulawesi meraih lima penghargaan atas capaian percepatan perizinan dan pembebasan lahan dalam ajang Harmonizing Stakeholders, Accelerating Pre-Construction, Optimizing COD Achievement di Magelang, beberapa waktu lalu.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Lima penghargaan yang diraih meliputi Unit dengan Capaian Penyelesaian Perizinan Tercepat 3, Unit dengan Capaian Pembebasan Lahan Tercepat 1, Unit dengan Capaian Jumlah Lokasi Pembebasan Lahan Terbanyak 1, Unit dengan Capaian Pembebasan Lahan (ha) Terluas 1, serta Unit dengan Capaian Penyelesaian Perizinan Terbanyak Harapan 1.

Dari sisi perizinan, PLN UIP Sulawesi berhasil merealisasikan 100 persen target Semester I 2026. Sementara itu, realisasi pembebasan lahan mencapai 75,95 hektare dari target 52,97 hektare atau 143 persen. Jumlah lokasi yang berhasil diselesaikan juga mencapai 20 lokasi dari target 12 lokasi atau 167 persen.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi PLN bersama para pemangku kepentingan dalam memastikan tahapan pra-konstruksi berjalan optimal.

“Perizinan dan pembebasan lahan merupakan tahapan penting yang menentukan kesiapan pembangunan proyek. Capaian ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan proses berjalan tepat waktu, sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi dapat terus bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aditya.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari pengawalan target serta koordinasi intensif yang dilakukan di lapangan.

“Pada Semester I 2026, kami berhasil menyelesaikan 14 perizinan, terdiri atas enam perizinan sesuai target dan delapan perizinan tambahan di luar target. Untuk pembebasan lahan, realisasi mencapai 75,95 hektare dari target 52,97 hektare atau 143 persen, serta 20 lokasi dari target 12 lokasi atau 167 persen,” kata Henry.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya