home news

UMI Bawa Layanan Kesehatan ke Pengungsian Penyintas Gempa NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:43 WIB
Tim Relawan Medis UMI bersama jajaran tim medis memberikan layanan kesehatan di Kampung Nggori (Gendang Gori), Desa Bangka John, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, NTT. Foto: Istimewa
Sejumlah warga Kampung Nggori atau Gendang Gori, Desa Bangka John, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih bertahan di tenda pengungsian setelah gempa mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026.

Sebagian warga belum dapat kembali ke rumah karena bangunan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat warga harus bertahan di tenda dengan perlengkapan seadanya, termasuk menghadapi suhu malam yang mencapai 13–14 derajat Celsius.

Tokoh adat Kampung Nggori, Lambertus (53), mengatakan warga tidak memiliki pilihan untuk kembali ke rumah yang sudah rusak.

“Kami tidak bisa tinggal di rumah. Kami tidak bisa tinggalkan begitu saja karena sudah roboh,” ujar Lambertus saat berbincang dengan Wakil Rektor II Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Zakir Sabara, Kamis (27/8/2026).

Lambertus mengatakan warga masih mengandalkan selimut dan perlengkapan seadanya untuk menghadapi dinginnya malam di tenda pengungsian.

“Masih tinggal di tenda, termasuk kami semua. Padahal dingin sekali kalau malam,” ungkapnya.

Ia bersyukur gempa terjadi pada pagi hari ketika sebagian besar warga sudah terbangun sehingga korban jiwa dapat dihindari.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya