Bupati Bantaeng Teken MoU Program Insentif Ekologis
Bahar Karibo
Senin, 31 Agustus 2026 - 16:35 WIB
Bupati M Fathul Fauzi Nurdin meneken nota kesepaham dengan Pilar Nusantara (PINUS) Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyiapkan Program Insentif Kinerja Berbasis Ekologis (IKE) untuk mendorong perlindungan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sebagai langkah awal, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pilar Nusantara (PINUS) Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng, Senin (31/8/2026).
Kerja sama tersebut bertujuan membantu Pemkab Bantaeng mengembangkan skema insentif lingkungan hidup yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.
Bupati Bantaeng mengatakan program tersebut dapat memberikan tambahan dana bagi daerah yang berhasil menjaga lingkungan.
"Ini juga mendorong kita memperbaiki tata kelola lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan perlindungan daerah aliran sungai (DAS). Selain itu, mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi daerah dengan keberlanjutan fungsi ekologi agar pembangunan tetap harmonis, " Kata Bupati.
Melalui program tersebut, Pemkab Bantaeng diharapkan dapat mengembangkan kebijakan dan penganggaran daerah yang lebih berorientasi pada prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan hidup.
Di tingkat nasional, PINUS akan berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Keuangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Sebagai langkah awal, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pilar Nusantara (PINUS) Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng, Senin (31/8/2026).
Kerja sama tersebut bertujuan membantu Pemkab Bantaeng mengembangkan skema insentif lingkungan hidup yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.
Bupati Bantaeng mengatakan program tersebut dapat memberikan tambahan dana bagi daerah yang berhasil menjaga lingkungan.
"Ini juga mendorong kita memperbaiki tata kelola lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan perlindungan daerah aliran sungai (DAS). Selain itu, mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi daerah dengan keberlanjutan fungsi ekologi agar pembangunan tetap harmonis, " Kata Bupati.
Melalui program tersebut, Pemkab Bantaeng diharapkan dapat mengembangkan kebijakan dan penganggaran daerah yang lebih berorientasi pada prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan hidup.
Di tingkat nasional, PINUS akan berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Keuangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).