PPBM-Kalla Institute Tuntaskan HR Collegia, Perkuat Kompetensi Praktisi HR
Tim SINDOmakassar
Selasa, 01 September 2026 - 18:26 WIB
PPBM-Kalla Institute menuntaskan rangkaian HR Collegia 2026, program pengembangan kompetensi yang mempertemukan praktisi Human Resources (HR) dari berbagai sektor industri. Foto/Istimewa
Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI) menuntaskan rangkaian Human Resources Collegia (HR Collegia) 2026, program pengembangan kompetensi yang mempertemukan praktisi Human Resources (HR) dari berbagai sektor industri. Berlangsung selama tiga bulan, sejak Juni hingga Agustus 2026, program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman sekaligus keterampilan praktis peserta dalam mengelola sumber daya manusia.
HR Collegia menjadi ruang belajar bagi praktisi HR, perwakilan perusahaan, pelaku UMKM, sektor pendidikan, serta profesional HR lainnya. Program berlangsung secara luring setiap Sabtu di Learning Center Kalla Toyota Cokroaminoto, Makassar, dengan sejumlah kegiatan pendukung yang digelar di Bugis Water Park untuk sesi outbound dan Bikin-Bikin Creative Hub, Nipah Park, sebagai lokasi graduation.
Selama program, peserta mempelajari berbagai aspek pengelolaan SDM, mulai dari Mindset & Peran Human Resource, Dasar-Dasar Hukum Ketenagakerjaan, Recruitment & Onboarding, Compensation & Benefit, Performance Management, Budaya Kerja & Kepemimpinan, Pengembangan Kompetensi & Training, Retention & Employee Engagement, hingga Transformasi Digital dalam HR.
Pembelajaran kemudian diperkuat melalui outbound serta penyusunan capstone project sebagai bentuk penerapan materi yang diperoleh selama program.
HR Collegia juga menghadirkan para leader dan praktisi KALLA sebagai narasumber melalui sesi pembelajaran dan Inspirasi Leader. Direksi dan Chief KALLA membawakan materi terkait mindset HR, legal compliance & industrial relations, performance & talent management, hingga employee retention & engagement. Selain itu, pembelajaran juga melibatkan para expert dan praktisi dari tingkat Assistant Manager hingga Manager di berbagai unit bisnis KALLA.
Tidak hanya menggunakan metode pembelajaran satu arah, HR Collegia mendorong peserta terlibat aktif melalui workshop, diskusi kasus, simulasi, role play, coaching, mentoring, presentasi, refleksi, outbound, hingga team building.
Pendekatan tersebut memungkinkan peserta menghubungkan konsep yang dipelajari dengan kondisi dan tantangan pengelolaan SDM di lingkungan kerja masing-masing. Antusiasme peserta terlihat sepanjang program melalui keaktifan dalam diskusi, pengajuan pertanyaan, hingga keterlibatan dalam setiap modul pembelajaran.
HR Collegia menjadi ruang belajar bagi praktisi HR, perwakilan perusahaan, pelaku UMKM, sektor pendidikan, serta profesional HR lainnya. Program berlangsung secara luring setiap Sabtu di Learning Center Kalla Toyota Cokroaminoto, Makassar, dengan sejumlah kegiatan pendukung yang digelar di Bugis Water Park untuk sesi outbound dan Bikin-Bikin Creative Hub, Nipah Park, sebagai lokasi graduation.
Selama program, peserta mempelajari berbagai aspek pengelolaan SDM, mulai dari Mindset & Peran Human Resource, Dasar-Dasar Hukum Ketenagakerjaan, Recruitment & Onboarding, Compensation & Benefit, Performance Management, Budaya Kerja & Kepemimpinan, Pengembangan Kompetensi & Training, Retention & Employee Engagement, hingga Transformasi Digital dalam HR.
Pembelajaran kemudian diperkuat melalui outbound serta penyusunan capstone project sebagai bentuk penerapan materi yang diperoleh selama program.
HR Collegia juga menghadirkan para leader dan praktisi KALLA sebagai narasumber melalui sesi pembelajaran dan Inspirasi Leader. Direksi dan Chief KALLA membawakan materi terkait mindset HR, legal compliance & industrial relations, performance & talent management, hingga employee retention & engagement. Selain itu, pembelajaran juga melibatkan para expert dan praktisi dari tingkat Assistant Manager hingga Manager di berbagai unit bisnis KALLA.
Tidak hanya menggunakan metode pembelajaran satu arah, HR Collegia mendorong peserta terlibat aktif melalui workshop, diskusi kasus, simulasi, role play, coaching, mentoring, presentasi, refleksi, outbound, hingga team building.
Pendekatan tersebut memungkinkan peserta menghubungkan konsep yang dipelajari dengan kondisi dan tantangan pengelolaan SDM di lingkungan kerja masing-masing. Antusiasme peserta terlihat sepanjang program melalui keaktifan dalam diskusi, pengajuan pertanyaan, hingga keterlibatan dalam setiap modul pembelajaran.