230 Petugas Dikerahkan, PLN Percepat Pemeliharaan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
Tri Yari Kurniawan
Rabu, 02 September 2026 - 14:51 WIB
PLN UID Sulselrabar mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik untuk mempercepat pemeliharaan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik untuk mempercepat pemeliharaan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Percepatan pemeliharaan dilakukan untuk mengoptimalkan performa sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang. Selama pekerjaan berlangsung, daya mampu pasok pada sistem Sulbagsel mengalami pengurangan sehingga PLN perlu melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan ratusan petugas saat ini tengah bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan.
“Saat ini lebih dari 230 teknisi sudah dikerahkan untuk percepatan proses pemeliharaan. Mari kita berdoa bersama agar prosesnya dipermudah sehingga dapat selesai sesuai dengan jadwal,” ujar Edyansyah.
Menurut Edyansyah, pengaturan beban dilakukan secara bertahap untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem. Dengan skema tersebut, pemadaman tidak dilakukan secara bersamaan di seluruh wilayah.
Durasi pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar 1 hingga 4 jam pada setiap sesi. Namun, waktu pelaksanaannya dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.
Percepatan pemeliharaan dilakukan untuk mengoptimalkan performa sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang. Selama pekerjaan berlangsung, daya mampu pasok pada sistem Sulbagsel mengalami pengurangan sehingga PLN perlu melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan ratusan petugas saat ini tengah bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan.
“Saat ini lebih dari 230 teknisi sudah dikerahkan untuk percepatan proses pemeliharaan. Mari kita berdoa bersama agar prosesnya dipermudah sehingga dapat selesai sesuai dengan jadwal,” ujar Edyansyah.
Menurut Edyansyah, pengaturan beban dilakukan secara bertahap untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem. Dengan skema tersebut, pemadaman tidak dilakukan secara bersamaan di seluruh wilayah.
Durasi pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar 1 hingga 4 jam pada setiap sesi. Namun, waktu pelaksanaannya dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.