Stok BBM Subsidi Sulsel Aman, Pertamina Imbau Warga Beli Sesuai Kebutuhan
Tim SINDOmakassar
Senin, 07 September 2026 - 17:47 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian tersebut disampaikan menyusul antrean kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir yang kini mulai menunjukkan penurunan kepadatan.
Berdasarkan pemantauan terbaru, antrean di sejumlah SPBU yang sebelumnya mengalami kepadatan mulai melandai. Pertamina pun terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok, pergerakan antrean, dan kebutuhan BBM di setiap wilayah agar distribusi dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Salah satu faktor yang memengaruhi kepadatan antrean adalah peningkatan kebutuhan BBM. Dalam tiga bulan terakhir, konsumsi Solar Jenis BBM Tertentu (JBT) di Sulsel tercatat meningkat. Rata-rata penyaluran harian pada Agustus 2026 naik 14,6 persen dibandingkan Mei 2026.
Peningkatan tersebut antara lain dipengaruhi aktivitas logistik dan transportasi yang meningkat serta perubahan pola konsumsi masyarakat yang berkaitan dengan perbedaan harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi.
Untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan di lapangan, Pertamina telah meningkatkan penyaluran Solar JBT sebesar 14,6 persen dan Pertalite sebesar 7,6 persen di wilayah Sulsel.
Selain meningkatkan volume penyaluran, Pertamina juga mempercepat distribusi dengan memajukan jam operasional Depot serta mengoptimalkan armada Mobil Tangki (MT) melalui skema spot charter. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat suplai ke SPBU yang membutuhkan tambahan pasokan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kondisi stok BBM saat ini masih terjaga. Menurut dia, penguatan distribusi terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan permintaan di lapangan.
Berdasarkan pemantauan terbaru, antrean di sejumlah SPBU yang sebelumnya mengalami kepadatan mulai melandai. Pertamina pun terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok, pergerakan antrean, dan kebutuhan BBM di setiap wilayah agar distribusi dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Salah satu faktor yang memengaruhi kepadatan antrean adalah peningkatan kebutuhan BBM. Dalam tiga bulan terakhir, konsumsi Solar Jenis BBM Tertentu (JBT) di Sulsel tercatat meningkat. Rata-rata penyaluran harian pada Agustus 2026 naik 14,6 persen dibandingkan Mei 2026.
Peningkatan tersebut antara lain dipengaruhi aktivitas logistik dan transportasi yang meningkat serta perubahan pola konsumsi masyarakat yang berkaitan dengan perbedaan harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi.
Untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan di lapangan, Pertamina telah meningkatkan penyaluran Solar JBT sebesar 14,6 persen dan Pertalite sebesar 7,6 persen di wilayah Sulsel.
Selain meningkatkan volume penyaluran, Pertamina juga mempercepat distribusi dengan memajukan jam operasional Depot serta mengoptimalkan armada Mobil Tangki (MT) melalui skema spot charter. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat suplai ke SPBU yang membutuhkan tambahan pasokan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kondisi stok BBM saat ini masih terjaga. Menurut dia, penguatan distribusi terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan permintaan di lapangan.