home news

Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Tak Panic Buying

Kamis, 10 September 2026 - 12:28 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi. Foto: Istimewa
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, untuk memastikan distribusinya tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menerima audiensi Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, beserta jajaran di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Pemprov Sulsel terkait pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU bagi pemerintah daerah 24 Kabupaten/Kota.

“Kita telah membentuk Satgas juga dan kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan panik buying, pembelian BBM,” kata Andi Sudirman.

Ia menegaskan, berdasarkan koordinasi dengan Pertamina, stok BBM tersedia di SPBU, termasuk layanan yang beroperasi 24 jam. Namun, peningkatan permintaan terhadap BBM bersubsidi turut menyebabkan kepadatan dan antrean di sejumlah SPBU.

“Stok ada di SPBU kita, termasuk 24 jam terbuka, dan memang ada peningkatan permintaan untuk yang bersubsidi,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, Andi Sudirman meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Karena, kepanikan justru dapat memperpanjang antrean dan menyulitkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya