home news

Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel

Minggu, 13 September 2026 - 12:19 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melaksanakan operasi distribusi khusus pada hari libur guna memperkuat ketersediaan LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melaksanakan operasi distribusi khusus pada hari libur guna memperkuat ketersediaan LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan. Sebanyak 173.160 tabung disalurkan secara serentak ke jaringan distribusi resmi pada Minggu (13/9/2026).

Langkah mendesak ini diambil untuk mempercepat penyaluran pasokan ke tingkat pangkalan. Dalam kondisi operasional normal, distribusi LPG 3 Kg libur pada hari Minggu. Namun, demi merespons tingginya kebutuhan di lapangan, Pertamina memilih mengaktifkan kembali seluruh rangkaian distribusi.

Upaya ini melengkapi langkah extra dropping sebesar 50 persen dari rata-rata penyaluran harian yang telah digelontorkan sepanjang pekan lalu di wilayah Sulawesi Selatan.

Operasi khusus hari libur ini melibatkan seluruh lini distribusi secara berjenjang. Truk skid tank tetap beroperasi mengeluarkan pasokan dari terminal LPG, truk agen bergerak mengisi di SPPBE, hingga armada agen mengantarkan pasokan langsung ke pangkalan.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Galarizky Wiragaharu Putra, menyampaikan bahwa pengoperasian pada hari Minggu merupakan langkah taktis untuk memastikan pasokan tambahan segera sampai ke masyarakat.

“Khusus hari ini, Minggu 13 September, kami menjalankan operasi distribusi khusus dengan menyalurkan sebanyak 173.160 tabung LPG 3 Kg di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Dalam kondisi normal, penyaluran tidak dilakukan pada hari Minggu, namun melihat kebutuhan di lapangan, kami mengaktifkan kembali operasional distribusi agar tambahan pasokan dapat segera diteruskan kepada masyarakat,” ujar Galarizky.

Galarizky menambahkan, pemenuhan kebutuhan energi masyarakat menjadi fokus utama Pertamina melalui kesinambungan pasokan di seluruh mata rantai distribusi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya